Belum Seluruh 42 Rumah Tapak Teraliri Listrik

by
Datang Benahi Barang Peralatan Rumah Tangga.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 22/09 – 2017 ).

Datang Benahi Barang Peralatan Rumah Tangga.

Ternyata hingga kini, Jum’at (22/09-2017), belum seluruh 42 unit rumah tapak teraliri listrik, sehingga banyak di antara para penghuninya masih belum menempati hunian tetap sumbangan dari para donatur tersebut.

Padahal rumah yang diperuntukan bagi korban terdampak puncak amuk Sungai Cimanuk 22/09-2016 silam tersebut, diserahkan oleh Bupati Garut Rudy Gunawan pada Rabu (20/09-2017) lalu.

“Sekitar 50 persen yang teraliri listrik, sehingga saya hanya datang menyimpan dan membereskan peralatan rumah tangga,” ungkap seorang penghuni pemiliknya yang mengaku mendapatkan undian rumah pada bagian terdepan.

42 Unit Rumah Tapak.

“Nanti saja kalau sudah ada listriknya, saya sekeluarga bakal menempatinya,” ungkap penghuni pemilik lainnya tapi enggan ditulis namanya.

Sebanyak 42 unit rumah tapak di Blok Kopi Lombong Kelurahan Sukagalih Tarogong Kidul itu.

Terdapat sekitar 30 unit di antaranya dihuni para korban terdampak banjir bandang berasal dari Asrama Tarumanagara, depan Lapangan Paris Garut.

Selebihnya antara lain dihuni korban dari Kampung Cimacan, serta asal Kecamatan Tarogong.

Segera Terbit Buku Edisi Jilid ke-2 Puncak Amuk Cimanuk Masih Menyisakan Luka Berkepanjangan.

Sedangkan para donaturnya, di antaranya 10 unit rumah bantuan pembaca PR, lima unit rumah bantuan TP. PKK kabupaten setempat, masing-masing tiga unit rumah bantuan alumni SMA Negeri 3 Bandung, serta dari alumni SMA Negeri 1 Garut, juga terdapat bantuan dari “Pos Keadilan Peduli Umat” (PKPU).

Korban terdampak yang kini menempati rumah tapak ini, antara lain Yuliani (32), menyusul suaminya meninggal dunia lantaran tergerus arus sungai bersama anak bungsunya, pada 20 September 2017 silam.

 

*******