Belasan Ribu Pemudik “Munggah” di Garut

0
77 views

“Karut-marut Pengkolan Semakin Parah, Hak Pejalan Kaki Bisa Nyaman Nikmati Trotoar Dirampas PKL”

Garut News ( Kamis, 18/06 – 2015 ).

Sumpegnya Kondisi Trotoar Pengkolan, Tak Nyaman Dilintasi.
Sumpegnya Kondisi Trotoar Pengkolan, Tak Nyaman Dilintasi.

Sedikitnya 13.800 pemudik atawa penduduk asal Garut merantau di luar daerah, kini menjalani “munggah” atawa makan sahur pelaksanaan hari pertama Puasa Ramadhan 1436 H di kampung halaman.

Mereka tiba di Terminal Guntur Garut pada Selasa (16/06-2015).

Sera Rabu (17/06-2015).

Sepanjang Trotoar Dijepit Lapak PKL.
Sepanjang Trotoar Dijepit Lapak PKL.

Masing-masing menggunakan sekitar 60 unit bis “Antar Kota Dalam Provinsi” (AKDP), serta 80 unit bis “Antar Kota Antar Provinsi” (AKAP).

Sekitar 140 unit bis AKDP dan AKAP tersebut, digunakan pemudik yang turun di Terminal Guntur Garut, ungkap beberapa aparat Dishub kabupaten setempat.

Sedangkan penduduk kabupaten Garut, yang tersebar pada 42 wilayah kecamatan termasuk dari wilayah utara, dan selatan.

Kota yang Tak Bisa Memberikan Inspiratif.
Kota yang Tak Bisa Memberikan Inspiratif.

Pada hari pertama pelaksanaan ibadah Puasa Ramadhan, mereka banyak menyerbu pusat perbelanjaan Kota Garut, selama ini dikenal dengan sebutan Pengkolan.

Ironisnya hak pejalan kaki bisa nyaman menikmati trotoar, kini kian dirampas para “Pedagang Kaki Lima” (PKL).

Para PKL, ternyata tak hanya memadati nyaris seluruh lintasan trotoar, melainkan pula semakin merangsek pada ruas badan jalan raya.

Sarat Dipenuhi Lapak PKL.
Sarat Dipenuhi Lapak PKL.

Sehingga karut-marutnya Pengkolan semakin parah, bahkan nyaris menyerupai “kapal pecah”.

“Mengindikasikan Kota Garut, sebuah kota yang tak berbudaya, lantaran tak mampu mendatangkan inspirasi yang baik, dan sehat”

Demikian telisik pengamatan lapangan Garut News.

Kondisi Kota yang Parah.
Kondisi Kota yang Parah.

Pada sepanjang Kamis (18/06-2015).

 

********

 

Esay/Foto :

 

John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here