BBKSDA Jabar : Taman Satwa Cikembulan Berdaya Saing

0
24 views
Singa Jantan (Rimba) Bersama Keeper nya, Ucu Sulaeman.

“Berhasil Menyelenggarakan Pengembangan Kemurnian Satwa”

Garut News ( Sabtu, 24/02 – 2018 )

Singa Jantan (Rimba) Bersama Keeper nya, Ucu Sulaeman.

Kepala Seksi Pemanfaatan Pelayanan pada ‘Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam’ (BBKSDA) Jawa Barat, Sanggara Yudha, S.Hut menyatakan  Taman Satwa Cikembulan merupakan ‘Lembaga Konservasi’ (LK) Umum, yang memiliki daya saing.

Lantaran selama ini kiprahnya tak kalah dengan institusi serupa yang dikelola Yayasan, meski LK Umum Taman Satwa Cikembulan dikelola perusahaan milik perseorangan. Namun dinilai bisa berhasil menyelenggarakan pengembangan kemurnian jenis satwa di luar habitat aslinya.

Rimba Bersabar Belum Sekandang Dengan Singa Betina (Shinta).

Sehingga keberadaan Taman Satwa Cikembulan di Kecamatan Kadungora Garut ini, juga dinilai bisa menjadi ‘Stock opname’ maupun  wahana kegiatan persediaan satwa di luar habitat aslinya, ungkap Sanggara Yudha kepada Garut News, Sabtu, (24/02–2018).

Dikatakan, LK Umum tersebut selain dapat menjadi  sarana rekreasi dan edukasi, bisa pula menjadi tempat kegiatan penelitian ilmiah, termasuk pengembangan populasi  satwanya berkemurnian jenis.

Anak – Anak Singa Pasangan Rimba dengan Shinta.

Seksi Pemanfaatan Pelayanan pada BBKSDA Jawa Barat, sebagai regulator yang antara menginventaris pemenuhan kebutuhan penambahan satwa agar menjadi  sepasang supaya berlangsung pengembangannya, imbuh Sanggara Yudha.

Sedangkan pengembangan yang selama ini berhasil berlangsung pada Taman Satwa Cikembulan, antara lain Singa Afrika, Rusa Timor, Kakatua Jambul Jingga asal Papua, Macan Tutul, serta beberapa jenis satwa lainnya.

Digemari Pengunjung Termasuk Pada Liburan Maulid Nabi Muhammad Saw.

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE mengemukakan, sangat mengapresiasi positip kunjungan pembinaan yang di antaranya diselenggarakan Seksi Pemanfaatan Pelayanan pada BBKSDA Jawa Barat, yang dihadiri pula Pimpinan BBKSDA Seksi Konservasi Wilayah (SKW) V Garut, Purwanto.

Agar kualitas pengelolaan LK Umum ini, bisa semakin meningkat guna memenuhi harapan semua pihak termasuk ragam kalangan, dan elemen masyarakat.

Salah – Satu Anak Singa Afrika.

Rudy Arifin pun menjelaskan, anak Singa Afrika lahir pada 12 Desember 2017 kini berkondisi sehat, Rudy Arifin menawarkan pula kepada yang berminat menjadi ‘bapak angkat’ anak singa itu.

“Anak – anak singa tersebut kian digemari pengunjung termasuk pada liburan Maulid Nabi Muhammad Saw, yang banyak didatangi wisatawan,” ungkap Rudy Arifin.

Rudy Arifin Bersama Jajaran BBKSDA Jabar.

Yang juga merupakan keberhasilan bahkan kebanggaan Kabupaten Garut.

Pada ulang tahunnya ke-205, memiliki taman satwa yang mengemban fungsi Lembaga Konservasi Umum.

Shinta.

Demikian foto berita Garut News pada akhir pekan ini, Sabtu, ( 24/02 – 2018 ).

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here