Baznas Garut Perlukan Kader Profesional Pengelola Zakat

Garut News ( Rabu, 10/09 – 2014 ).

Rofiq Azhar Mengutamakan Proses Dialogis Dengan Kalangan Mahasiswa.
Rofiq Azhar Mengutamakan Proses Dialogis Dengan Kalangan Mahasiswa.

Ketua “Badan Amil Zakat Nasional” (Baznas) Kabupaten Garut, Rofiq Azhar, MA menyatakan lembaganya santat memerlukan para kader profesional pengelola zakat.

Lantaran, persoalan sosial berupa kemiskinan bahkan kebodohan yang hingga kini masih dialami banyak Umat Islam di Kabupaten Garut, ternyata tak berbanding lurus dengan potensi zakat.

Mobil Unit Ambulance Baznas Garut.
Mobil Unit Ambulance Baznas Garut.

Sehingga sangat menunjang kegiatan dua calon sarjana syari’ah Islam STAI Al-Musadaddiyah program studi muamalah, magang menyelenggarakan praktek keakhlian profesi selama sebulan pada Baznas Kabupaten Garut.

Menyusul zakat itu, merupakan potensi ekonomi Islam, maka kedua mahasiswa yang magang tersebut diarahkan bisa menjalani profesi amil yang profesional mengelola zakat.

Selain itu, ungkap Rofiq Azhar, sangat diperlukannya regulasi terkait pengelolaan zakat, di antaranya terdapat Undang-Undang Nomor 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta peraturan pelaksanaannya berupa PP Nomoe 14/2014.

Malahan terdapat Perda Kabupoaten Garut tahun 2014, kini dalam proses pengadministrasian tertuang pada lembaran daerah.

Dikemukakan pula, kondisi kemiskinan masyarakat di Kabupaten Garut, termasuk adanya penduduk Cimasuk, Suci, Karangpawitan selama ini hanya bisa menempati rumah berkondisi sangat tidak layak huni.

Ambulance Baznas Garut.
Ambulance Baznas Garut.

Dinilai perlu segera mendapat perlindungan sosial termasuk pada kondisi pendidikan dan kesehatannya, juga pemenuhan kebutuhan hidup minimumnya.

Karena itu, pengelolaan zakat secara profesional tak hanya sebatas menyalurkan zakat bagi yang berhak menerimanya.

Melainkan mewujudkan potensi zakat menjadikan masyarakat produktif, yang bisa menjadi pelaku ekonomi riel, bahkan ke depan bukan lagi sebagai penerima zakat.

Melainkan mampu membayar zakat, tandas Rofiq Azhar.

Dikatakan, Menunjang pengembangkan pendayagunaan dana “zakat, infaq, dan shodaqoh” (ZIS), Maka Baznas Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga menyediakan jasa layanan ambulance, guna membantu masyarakat tak mampu.

“Penyediaan ambulance ini, salah satu upaya kita mengoptimalkan kualitas SDM (sumber daya manusia) mustahiq bidang kesehatan,” ungkapnya pula.

*******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment