Baso Ani Cikurantung Semarakan Pujapes Jayaraga Garut

0
132 views
Penuhi Selera Konsumen Bergaya Hidup 'Halal'.
‘Enak dikonsumsi, dan perlu’

“Ekonomi Kreatif ini Diperuntukan Bea Siswa Penghapal  Al Qur’an”

Garut News ( Rabu, 27/11 – 2019 ).

Ragam varian menu banyak pilihan siap saji ‘Baso Ani Cikurantung’ menyemarakan  “Pusat Jajanan Pesta” (Pujapes) Baso Aci di Jalan Cimanuk Jayaraga Garut, Jawa Barat.

“Bahkan terjangkau para konsumen dari beragam kalangan pun, lantaran tersedia mulai dari paket bernilai Rp10 ribu hingga Rp50 ribu, enak dikonsumsi dan perlu,” ungkap karyawannya Holis Salafiah.

Sedangkan sebutan Cikurantung, nama kampung di Desa Padamukti wilayah Kecamatan Pasirwangi, yang merupakan pecahan maupun pemekaran dari Kecamatan Samarang.

Terjangkau Beragam Kalangan, Juga Halal.

Semula perkampungan tersebut nyaris tak dikenal, lantaran juga tak terlihat dari peta dunia. Namun setelah adanya ‘Baso Ani Cikurantung’, menjadikan nama Kampung ‘Cikurantung’ itu kian banyak dikenal seperti halnya Kota New York, Las Vegas, atau Tokyo.

Pujapes Baso Aci ini pun, wahana rekreasi yang inspiratif juga ramah anak, dan keluarga. Dengan sajian kreativitas banyak sajian kuliner sehat serta variatif juga halal, buka setiap hari selama 12 jam sejak pukul 10.00 – 22.00 WIB.

Antara lain ditunjang kenyamanan bernuansakan Islami dilengkapi sarana mainan anak-anak, juga Mushola sehingga sangat ideal untuk rehat keluarga termasuk kaula muda, dengan areal parkir luas, serta aman.

Lokasinya pun, sangat mudah dijangkau dari arah mana pun. Tepatnya pada lintasan ruas Jalan Cimanuk Jayaraga.

“Ekonomi Kreatif ini Diperuntukan Bea Siswa Penghapal  Al Qur’an”

Bahkan yang sangat spektakuler, keuntungan dari sektor ekonomi kreatif ini diperuntukan memasok bea siswa anak-anak dhuafa yang selama ini tekun belajar hapalan Al Qur’an di Ponpes/Kuttab Digital Modern, Yadul ‘Ulya.

“Sangat banyak keutamaan ikut serta membiayai anak-anak dhuafa penghapal Al Qur’an,” imbuh Pimpinan Yayasan Tahfidz Qur’an Garut, M. Angga Tirta.

“Produk halal ekonomi kreatif ini, dipastikan bisa menunjang kualitas perkembangan industri pariwisata khususnya pada bidang kuliner di Kabupaten Garut,” ungkap Pimpinan Yayasan Tahfidz Qur’an Garut, M. Angga Tirta. 

Terdapat sekitar 23 anjungan, 13 anjungan di antaranya dikemas berjejer rapih pada pelataran halaman luar gedung masing-masing menyajikan ragam sajian kuliner, menjanjikan banyak pilihan konsumen yang enak dikonsumsi, sehat juga halal.

“Produk halal ekonomi kreatif ini, dipastikan bisa menunjang kualitas perkembangan industri pariwisata khususnya pada bidang kuliner di Kabupaten Garut,” ungkap M. Angga Tirta pula.

Antara lain ditunjang kenyamanan bernuansakan Islami dilengkapi sarana mainan anak-anak, juga Mushola sehingga sangat ideal untuk rehat keluarga termasuk kaula muda, dengan areal parkir luas, serta aman.

Dikatakan, pengelola Ponpes Yadul ‘Ulya, Komunitas Wirausaha ‘Tangan Di Atas’ (TDA) kabupaten setempat, juga Tim Kreatif Mang Oprek. Memenuhi kewajiban menyajikan wahana wisata kuliner bernuansakan Islami.

Menjadi Wahana Berswafoto.

Sehingga industri halal kreatif ini, bisa memenuhi kebutuhan kalangan wisatawan yang tak hanya dapat menikmati memesonanya panorama alam Garut, melainkan dapat sekaligus bersama mencari bahkan mendapatkan Ridha Allah SWT.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here