Bapaslon Bupati/Wabup Garut Mulai Merebut Hati Perempuan

0
35 views
Ilustrasi. Tersangka yang Menggoda.

Garut News ( Jum’at, 19/01 – 2018 ).

Ilustrasi. Tersangka yang Menggoda.

Kini ada kalangan berpendapat “Agus Hamdani beserta Pradana Aditya Wicaksana” (AHAD AKUR), pasangan yang cocok memimpin Kabupaten Garut ke depan. “Keduanya sosok ulet mewakili dua generasi berbeda, sehingga saling melengkapi mewujudkan Garut Sholeh,” katanya.

Maka kemunculan sosok pasangan tersebut, kini mulai merebut hati kaum perempuan. Antara lain dikemukakan Ketua “Persatuan Pembina Keterampilan Perempuan Garut” (PPKPG), Rd Euis Hariantini.

Ilustrasi. Membajak Sawah Sambil Menyaksikan Pencari Kutu Rambut.

Bahkan dia secara terbuka juga menyatakan, dukungannya kepada kedua bakal pasangan calon (baspalon) Bupati dan Wabup Garut 2018-2023 usungan koalisi PPP, PAN, dan Hanura itu, Kamis (18/01-2018).

“Sangat cocok karena ada keterwakilan dari yang tua dengan yang muda. Keduanya bisa saling mengisi menjalankan roda pemerintahan di Garut ini dengan baik,” katanya pula.

Lantaran, program kerja ditawarkan kepada masyarakat Garut ke depan pun dapat merangkum harapan, serta kebutuhan seluruh kalangan masyarakat. Termasuk kaum perempuan, dan para generasi muda.

Seperti mewujudkan kemandirian perekonomian masyarakat Garut melalui pembangkitan masing-masing potensi sumber daya manusia dan sumber daya lainnya yang ada dalam suasana aman, nyaman tanpa lepas dari nilai-nilai agamis. Termasuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi terutama di kalangan generasi muda.

“Maka, kami sebagai bagian perwakilan perempuan di kabupaten ini siap mendukung dan menyukseskan pasangan tersebut, menjadi pemenang di Pilbup Garut 2018,” ungkap Euis.

Menyusul bakal calon Bupati dan Wabup Garut 2018-2023 yang menjalani tes kesehatan dipastikan memenuhi syarat pencalonan dari segi kemampuan secara jasmani, dan ruhani. Mereka juga dinyatakan bebas dari penyalahgunaan narkotika dan psikotropika.

Demikian dikemukakan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut Hilwan Fanaqi didampingi Sekretaris Ayi Dudi Supriadi kepada INILAH, Kamis (18/01-2018).

Dikatakan Hilwan, kesimpulan tersebut diperoleh berdasar Berita Acara Tim Penilai Pemeriksaan Kesehatan Calon Kepala Daerah Kabupaten Garut periode 2018-2023 dari Nomor 37-TP/I/2018 sampai dengan Nomor 48-TP/I/2018 tentang Hasil Pemeriksaan Kesehatan Calon pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Garut yang diterima KPU belum lama ini.

Rapat Pleno diselenggarakan Tim Pemeriksa Kesehatan pada 16 Januari 2018 di RSUP Hasan Sadikin Bandung .

“Hasilnya, para balon dinyatakan mampu secara jasmani dan rohani, bebas dari penyalahgunaan narkotika dan psikotropika, serta memenuhi syarat pencalonan Pilbup Garut 2018,” katanya.

Sesuai ketentuan Pasal 46 ayat (10) PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana diubah dengan PKPU Nomor 15 tahun 2017, kesimpulan dan seluruh hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tersebut bersifat final dan tidak dapat dilakukan pemeriksaan pembanding.

Para balon Bupati dan Wabup Garut periode 2018-2023, terdiri Agus Hamdani (cabup), dan Pradana Aditya Wicaksana (cawabup) yang diusung PPP – PAN – Hanura.

Agus Supriadi (cabup), dan Imas Aan Ubudiah (cawabup) diusung Demokrat – PKB. Iman Alirahman (cabup), dan Dedi Hasan Bahtiar(cawabup) diusung Golkar-PDIP.

Rudy Gunawan (cabup), dan Helmi Budiman (cawabup) diusung Gerindra – PKS – Nasdem. Suryana (cabup), dan Wiwin Suwindaryati (cawabup) dari jalur perseorangan, serta Soni Sondani (cabup), dan Usep Nurdin (cawabup) juga dari jalur perseorangan.

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.