Banyak Penyandang Tunanetra Hanya Bisa Menghapal Alquran

0
40 views

Garut News ( Kamis, 08/01 – 2015 ).

Masih Adakah Kantor Kementerian Agama serta Adkesra Setda Kabupoaten Garut, Jawa Barat. (Foto : John Doddy Hidayat).
Masih Adakah Kantor Kementerian Agama serta Adkesra Setda Kabupoaten Garut, Jawa Barat. (Foto : John Doddy Hidayat).

Semakin banyak penyandang tunanetra di Garut, hingga kini hanya bisa menghapal alquran, atawa tak bisa menulis dan membaca lantaran mahalnya Alquran Braille.

Menyusul Mushaf Alquran Braille terpisah juz per juz tersebut, dengan harga setiap juz mencapai sekitar Rp250 ribu. Sedangkan arga satu mushaf Alquran Braille lengkap 30 juz mencapai Rp7,5 juta.

Meski mahal, tak berarti tak ada upaya agar umat Islam dari kalangan disabilitas itu, juga berkemampuan menulis dan membaca Alquran. Seperti diselenggarakan SMA Muhammadiyah Garut belum lama ini.

Guna mendorong minat baca umat Islam dari kalangan disabilitas tuna netra, mereka menggelar Diklat Baca Tulis Alquran. Jumlah pesertamua mencapai 50 dengan melibatkan sebanyak delapan tutor.

“Ini bentuk kepedulian kita terhadap sesama muslim memiliki keterbatasan penglihatan. Untungnya ada Alquran Braille, meski harganya relatif mahal. Melalui diklat ini kita fasilitasi mereka berlatih membaca Alquran,” kata Kepala SMA Muhammadiyah Garut Asep Sudrajat, Rabu (07/01-2015).

Kata dia, munculnya kemampuan kaum disabilitas membaca Alquran berhuruf Braille diharapkan pula, bisa memotivasi gairah umat Islam lainnya bisa membaca Alquran.

Ketua “Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia” (ITMI) Daerah Garut Dedi Suryadi mengapresiasi positip kegiatan tersebut.

“Kami bersyukur ada kegiatan semacam ini sebab kami sangat terbantu melatih anggota kami belum bisa baca Alquran Braille,” ungkap[ Dedi.

Dikemukakan, membaca Alquran Braille lebih sulit daripada membaca tulisan latin berhuruf Braille. Sebab membaca Alquran memiliki kekhususan terkait aturan tajwid, dan makhrojnya.

Apalagi jika disertai dengan nahwu dan sharaf.

“Harga Alquran Braille juga mahal. Maka, wajar apabila banyak tunanetra hanya bisa hapal tanpa bisa baca,” ungkapnya pula.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here