Banyak Kalangan Pertanyakan Mobdin Digunakan “Abring-abringan”

0
69 views

Garut News ( Senin, 23/03 – 2015 ).

Ditengah Kesulitan Rakyat Menjerit Memenuhi Kebutuhan Pokok. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ditengah Kesulitan Rakyat Menjerit Memenuhi Kebutuhan Pokok. (Foto : John Doddy Hidayat).

Banyak  kalangan kini kian memertanyakan merebak-maraknya “mobil dinas” (mobdin) milik Pemkab Garut,  malahan digunakan “abring-abringan” (iring-iringan) Ulin Bareng HUT Garut 202 Adventure Offroad 2015 ke wilayah selatan Garut sepanjang Sabtu dan Ahad (21-22/03-2015).

Mereka semakin memertanyakan, lantaran selain kendaraan berplat merah tersebut justru digunakan di luar hari dan jam kerja, kegiatan itu juga dinilai tak jelas kepentingan publiknya.

Sehingga penggunaan mobdin diklaim tak menggunakan APBD ini, diindikasikan pula menabrak ketentuan peraturan berlaku.

Di antaranya Ketua “Himpunan Mahasiswa Islam” (HMI) Cabang Garut, Dian Elven Hasanudin katakan fasilitas negara termasuk kendaraan dinas seharusnya digunakan kepentingan jasa layanan kepada masyarakat.

Maka, penggunaan mobdin di luar kedinasan sama saja korupsi bahkan sebagai pengkhianatan terhadap amanat rakyat.

Banyak Rakyat Garut Nyaris Menyerupai Berakrobat Memenuhi Kebutuhan "Kampung Tengah" Atawa Perut. (Foto : John Doddy Hidayat).
Banyak Rakyat Garut Nyaris Menyerupai Berakrobat Memenuhi Kebutuhan “Kampung Tengah” Atawa Perut. (Foto : John Doddy Hidayat).

Demikian pula kegiatan-kegiatan lain tak jelas kepentingan publiknya, tetapi dibiayai APBD, tandas Dian mengingatkan.

Dikemukakan, berdasar Peraturan Men-PAN nomor PER/87/M.PAN/8/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi Penghematan dan Disiplin Kerja, ditegaskan kendaraan dinas hanya digunakan kepentingan dinas menunjang tugas pokok dan fungsi, serta penggunaannya dibatasi pada hari kerja kantor.

Dikatakan, keheranan atas Bupati Rudy Gunawan mengerahkan para SKPD mengikuti ajang offroad itu.

Jika guna mengenalkan kondisi dan potensi daerah, efektivitasnya sejauh mana? Padahal, katanya lagi gencar-gencarnya efisiensi. Kok kegiatan semacam ini ada?

Apalagi apabila benar isu terdapat pembelian kendaraan baru untuk acara tersebut. Meski kini, dana TPP SKPD belum seluruhnya cair, sesalnya.

Sibuk Persiapkan Untuk "Ulin" (Foto: John Doddy Hidayat).
Sibuk Persiapkan Untuk “Ulin” (Foto: John Doddy Hidayat).

Ungkapan senada dikemukakan Peneliti pada “Masyarakat Peduli Anggaran Garut” (MAPAG) Haryono.

Diapun  menilai, terdapat sisi positif acara offroad apabila dihubungkan kegiatan pemerintah sektor kepariwisataan.

Apalagi jika penyelenggaranya pihak ketiga dengan pemerintah selaku pendukung.

Ini kolaborasi menarik. Tetapi tentu dipastikan menjadi masalah jika pada ujungnya hanya menjadi beban SKPD.

Meluncur Nyaman Lintasi Cisurupan, Sabtu (21/03-2015). Foto : John Doddy Hidayat.
Meluncur Nyaman Lintasi Cisurupan, Sabtu (21/03-2015). Foto : John Doddy Hidayat.

Apalagi kondisi Garut seperti sekarang ini. Publik tentu bertanya, kok masih sempat bersuka ria?

Padahal bupati kerap sempat menyatakan malu sebab kondisi Garut masih banyak jalan rusak dan bolong-bolong, dan air bersih tak lancar.

Justru sekarang publik berharap bupati bertindak cepat terhadap persoalan seperti ini, tegas Haryono, lantang.

Kabid Kepariwisataan pada Disbudpar kabupaten setempat, Herman Santosa menegaskan, kegiatan offroad tak dibiayai APBD, katanya ngecap.

*********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here