Bantuan Pemkab Terhadap PMI Masih Sangat “Cekak”

0
8 views

“Jangankan bisa membayar honor karyawan, kegiatan operasional pun tak mencukupi”

Garut News ( Selasa, 10/03 – 2015 ).

Budiman. (Foto : John Doddy Hidayat).
Budiman. (Foto : John Doddy Hidayat).

Sampai sekarang “Palang Merah Indonesia” (PMI) Kabupaten Garut masih terus bergelimang dengan beragam permasalahan, terutama tak tercapainya target pemenuhan kebutuhan darah setiap tahunnya.

Padahal ketersediaan kebutuhan darah kian cenderung meningkat, seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Kondisi tersebut, ternyata  tak terlepas dari tak memadainya sarana prasarana tersedia guna menunjang kelancaran tugas kemanusiaan PMI yang sangat vital tersebut.

Tetapi ironisnya, jumlah bantuan anggaran dari Pemkab Garut pun sangat minim, hanya Rp50 juta per tahun, atawa (sangat “cekak”…….red).

“Jangankan untuk membayar honor karyawan, untuk operasional pun tak mencukupi, keluh Ketua PMI kabupaten setempat,” ungkap Budiman, Senin (09/03-2015).

Dikemukakan, jumlah karyawan PMI Garut saat ini mencapai 25. Menurut dia, bantuan itu jelas sangat minim apabila dibandingkan jumlah bantuan terhadap PMI di kabupaten/kota lain dari masing-masing pemerintah daerahnya.

Apalagi jika dibandingkan dengan Kota Bandung, katanya.

“Bantuan diterima PMI di Tasikmalaya saja sekitar Rp200 juta. Apalagi di Bandung, mencapai Rp6 miliar. Kalau di Bogor lain lagi lantaran di sana ada rumah sakitnya, ujar Budiman.

Bantuan itu pun, tandas Budiman, diterima PMI Garut baru pada 2014 lalu. Sedangkan tahun-tahun sebelumnya, bantuan diterima PMI hanya sekitar Rp25 juta per tahun.

Mengenai persediaan darah di Kabupaten Garut, Budiman katakan, selama ini PMI masih selalu mengalami kekurangan.

Dari 1.500 labu darah dibutuhkan per bulannya, hanya terpenuhi sekitar 1.000 atawa 1.200 labu. Sehingga menutupi kekurangannya, didatangkan dari daerah lain.

Meski selalu mengalami kekurangan darah dan bantuan pemerintah daerah minim, Budiman cukup gembira dengan meningkatnya kesadaran masyarakat Garut mendonorkan darah.

“Alhamdulillah akhir-akhir ini donor darah di Garut terus meningkat. Sebelumnya hanya sekitar 700-800 kantong daerah per bulan. Sekarang kadang lebih,” katanya pula.

*********

Noel, Jdh.