Baitulmal Yadul ‘Ulya Berbagi di Tengah Pandemi

0
33 views
'Program Berbagi Sembako'
‘Program Berbagi Sembako’

“Warung Sedekah Bergagi Nasi Box”

Garutnews ( 19/02 – 2021 ).

Pada Jum’at Berkah (19/02-2021), Baitulmal Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut, selain menyelenggarakan ‘Program Berbagi Sembako’ pada Ponpes Tahfidz Qur’an Cikal di Kampung Depok Desa Sukamukti Kecamatan Sukawening.

Juga menggelar ‘Warung Sedekah Berbagi Puluhan Nasi Box’ di Resto Pesta Baso Aci Jayaraga.

Ponpes Tahfidz Qur’an Cikal di Kampung Depok Desa Sukamukti Kecamatan Sukawening.

Kedua helatan tersebut, sebagai salahsatu upaya meringankan beban sosial ekonomi masyarakat di tengah masih berlangsungnya penularan predator pandemi coronavirus disease 2019.

Ketua Harian Ponpes Tahfidz Qur’an Cikal, Muhammad Luthfi Firdaus serta pembimbing 30 lebih santrinya, Kamal Akbar Ruhimat Azwari antara lain katakan, lembaga pendidikan keagamaan mereka tersebut selama ini kerap terkendala pemenuhan kebutuhan air bersih.

‘Warung Sedekah Berbagi Puluhan Nasi Box’ di Resto Pesta Baso Aci Jayaraga.

Sedangkan hingga, Jum’at (19/02-2021) Pukul 19:40:09 WIB, totalitas terinfeksi corona di Kabupaten Garut mencapai 33.130 orang.

Mereka terdiri Konfirmasi 7.086, Probable 5 kasus, Suspect 7.197, dan Kontak Erat 18.842, demikian dilaporkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten setempat.

“Lima Keajaiban Rezeki” (Republika.co.id).

‘Setidaknya ada lima kunci pembuka pintu rezeki untuk bisa kita terapkan’

OLEH ABDUL MUID BADRUN

Setiap manusia terlahir ke dunia ini sudah dilengkapi dengan rezekinya masing-masing. Allah SWT pun telah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya sebagaimana firman-Nya: “Dan, tidak ada suatu binatang melata pun di bumi ini, melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (QS Hud: 6). Dari ayat ini membuktikan bahwa semua makhluk-Nya termasuk manusia itu dijamin langsung rezekinya oleh Allah.

Empati dan Kepedulian Sosial.

Bayangkan, Allah saja menjamin rezekinya manusia. Namun, mengapa di antara kita banyak yang kesulitan untuk meraihnya. Bahkan, sampai mati-matian menjemput rezeki, tapi tetap saja tak bisa diperolehnya.

Pergi pagi pulang malam, tapi hasilnya habis ditelan waktu dan kesibukan. Akibatnya, hidupnya dikejar harapan tanpa tujuan. Inilah pertanda rezeki tidak berkah. Naudzubillah.

Warung Sedekah.

Setidaknya ada lima kunci pembuka pintu rezeki untuk bisa kita terapkan. Pertama, beramal saleh dan memaksimalkan ikhtiar. Artinya, rezeki itu harus didekati dengan kesungguhan dalam berusaha.

Sebagaimana pesan Rasulullah SAW, “Seseorang tidaklah meninggal dunia hingga Allah SWT menyempurnakan rezekinya.” Maka, jangan pernah merasa lambat datang rezekinya.

Resto Pesta Baso Aci Jayaraga.

Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah dalam mencari rezeki, ambil yang halal dan tinggalkan yang haram.

Kedua, bertakwa. Di dalam Alquran dijelaskan: “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS Ath-Thalaq: 2-3).

Sajian Kuliner Anti Galau.

Taqwa itu takut berbuat dosa dan merasa diawasi oleh-Nya (muraqabah). Kalau ini yang menjadi mindset kita, rezeki itu akan datang tanpa diundang. Saya pun sering mengalaminya.

Ketiga, bangun lebih pagi dan jangan malas. Sebagaimana Sayyidah Aisyah meriwayatkan sebuah hadis: “Bangunlah di pagi hari untuk mencari rezekimu dan melakukan tugasmu, karena hal itu akan membawa berkah dan kesuksesanmu (keberuntungan)”. (HR At-Thabrani).

Memilih Sesuka Hati.

Selanjutnya, “Seusai Shalat Subuh, janganlah tidur sehingga melalaikan untuk mencari rezeki.” (HR At-Thabrani).

Keempat, berbakti pada orang tua. Sebagaimana hadis yang artinya “Barang siapa berbakti kepada orang tua maka kebahagiaanlah untuknya dan Allah akan memanjangkan umurnya.” (HR Abu Ya’ala, At-Thabrani, dan al-Hakim).

Hadis lain pun juga menyebutkan bahwa: “Apabila hamba itu meninggalkan berdoa kepada kedua orang tuanya niscaya terputuslah rezeki (Allah) daripadanya.” (HR Al-Hakim dan Ad-Dailami).

Dari Garut Untuk Indonesia.

Kelima, perluas silaturahim. Sebagaimana hadis Nabi: “Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dilambatkan ajalnya maka hendaklah ia menghubungi sanak-saudaranya (silaturahim).” (HR Al-Bukhari).

Semoga lima keajaiban rezeki ini bisa langsung diamalkan. Karena sejatinya, Allah menjamin kita kaya dan cukup. (QS An-Najm: 48). Jika kita miskin, itu lebih karena dosa dan kesalahan kita sendiri.

Wallahu a’lam.

******

Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here