Awas, Bahaya Berkirim SMS sambil Jalan Kaki

New York, Garut News ( Jum’at, 31/01 – 2014 ).

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Semakin banyak bukti menunjukkan berja,lan kaki sambil mengirim teks (pesan pendek di telepon seluler – ponsel) berisiko bagi seseorang.

Para ilmuwan menemukan, melakukan kegiatan itu bersamaan berpengaruh pada postur dan keseimbangan tubuh, serta bisa menyebabkan tubuh seseorang miring dan berjalan lebih perlahan, demikian hasil temuan dipublikasikan di PLoS One edisi 22 Januari 2014.

“Berkirim teks dan juga membaca teks di ponsel Anda memengaruhi kemampuan Anda berjalan, dan menjaga keseimbangan. Hal ini bisa berdampak pada keamanan seseorang berkirim teks, dan berjalan di saat bersamaan,” ungkap Siobhan Scharbrun, dari University of Queensland seperti dikutip situs Health Day edisi 22 Januari 2014.

Scharbrun, dan rekan-rekannya meneliti efek dari berkirim teks ketika berjalan kaki, dilakukan 26 orang sehat.

Masing-masing orang diminta berjalan kaki di jalan lurus selama tiga kali, sekali tanpa ponsel, kedua tanpa membaca teks di ponsel, dan ketiga sembari berkirim teks di ponsel.

Berkirim dan membaca teks, mengubah gerakan tubuh seseorang ketika berjalan kaki.

Ketika seseorang menuliskan teks, ia berjalan kaki lebih lambat, miring lebih sering dan menggerakkan leher lebih sedikit ketimbang saat mereka berjalan kaki tanpa mengirimkan teks atawa membaca teks.

Selain itu, terdapat juga efek dari gerakan kepala saat berkirim teks atawa membaca teks bisa membuat keseimbangan lebih sulit dilakukan, ungkap para peneliti.

Ditambahkan para ilmuwan, mengirimkan teks atawa membaca teks pada ponsel bisa meningkatkan risiko bagi para pejalan kaki saat melintasi jalan atawa mencoba menghindari rintangan di depannya.

HEALTH DAY I ARBA’IYAH SATRIANI/Tempo.co

Related posts

Leave a Comment