Asda Perekonomian Koordinasikan Kelangkaan Elpiji Tiga Kilogram

Garut News ( Selasa, 04/02 – 2014 ).

Eddy Muharam. (Foto: John Doddy Hidayat).
Eddy Muharam. (Foto: John Doddy Hidayat).
Asisten Perekonomian Setda Kabupaten Garut, Eddy Muharam di ruang kerjanya, Selasa (04/02-2014), katakan setiap terjadi kelangkaan gas elpiji berkapasitas tiga kilogram, senantiada segera dikoordinasikan dengan “Hiswanamigas”.

“Bahkan Hiswanamigas pun, belum lama ini berencana menyelenggarakan operasi pasar sekaligus mengevaluasi penerima manfaat bahan bakar bersubsidi untuk rumah tangga miskin tersebut,”
katanya.

Kepada Garut News dikemukakan, institusi teknis menangani permasalahan kelangkaan gas elpiji tiga kilogram itu, yakni Disperindag.

Namun pihak Disperindag kerap beralibi, kelangkaan akibat kurangnya pagu atawa pasokan barang.

Tak sesuai dengan jumlah pemenuhan kebutuhan konsumen, kata Edi Muharam kepada Garut News.

Dia berpendapat, justru kelangkaan saat ini, kemungkinan lantaran banyaknya migrasi pengguna elpiji berkapasitas 12 kilogram.

Mereka menjadi beralih menyerbu pembelian gas elpiji tiga kilogram, katanya pula.

Foto : John Doddy Hidayat.
Eddy Muharam juga sangat mengharapkan, agar kalangan industri termasuk peternak ayam bukan ras, tak menggunakan gas elpiji tiga kilogram pada proses pemanasannya.

Lantaran bahan bakar bersubsidi tersebut, hanya diperuntukan bagi rumagtangga miskin, imbuhnya, menyerukan.

Hingga berita ini disusun, ternyata masih banyak penduduk berkeliling mencari kios penjualan gas elpiji tiga kilogram.

Meski kini harganya mencapai berkisar Rp18 ribu hingga di atas Rp12 ribu per tabung.

*****

John.

Related posts

Leave a Comment