Arus Deras Cimanuk Kembali Tewaskan Seorang Korban

0
29 views

Ilustrasi : Muhammad Erwin Ramadhan

Garut News ( Sabtu, 21/11 – 2015 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Mita Cahyati(14) binti ucu, siswi “Madrasah Tsanawiyah Negeri” (MTsN) Cibatu, Garut, Jawa Barat, tewas lantaran tergerus derasnya arus Sungai Cimanuk.

Peristiwa tersebut, berawal pada Jum’at (20/11-2015) sekitar pukul 15.00 WIB, korban bersama lima rekannya sesama pelajar MTsN Cibatu bermain pada bantaran pinggiran Sungai Cibatu di lokasi Kampung Sindangsuka Desa Cibunar Cibatu.

Namun mendadak-sontak, korban terpeleset jatuh ke sungai. Maka seketika tubuhnya langsung lenyap terseret derasnya aliran sungai terbesar di Kabupaten Garut itu.

Petugas Badan SAR Nasional bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan kecamatan setempat, pemerintahan desa, juga penduduk pun berupaya keras melakukan pencarian setelah mendapat laporan peristiwa ini.

Tetapi hingga sekitar pukul 18.00 WIB, pencarian korban dengan menyisir seputar lokasi kejadian, termasuk pinggiran aliran sungai ke arah hilir tak membuahkan hasil.

Sedangkan kondisi sekitarnya semakin gelap, maka upaya pencarian korban pun dihentikan sementara.

Pencarian kembali dilanjutkan keesokan harinya, Sabtu (21/11-2015) sejak sekitar pukul 06.00 WIB.

“Korban bisa berhasil ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Namun korban berkondisi meninggal dunia,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Dadi Djakaria.

Dikemukakan, setelah dievakuasi dari sungai, dan dibawa ke Puskesmas Cibatu untuk diperiksa, jenazah korban diserahkan pada pihak keluarga.

Atas kejadian tersebut, diingatkan agar warga berhati-hati apabila bermain di pinggiran sungai Cimanuk maupun aliran sungai lainnya. Apalagi musim hujan.

Debit air sungai dipastikan bertambah dengan arus semakin deras, bahkan kerap terjadi banjir bandang. Debit air sungai menjadi naik secara tiba-tiba sebab di arah hulu terjadi hujan deras.

“Jangankan musim hujan, musim kemarau saja, sering terjadi kecelakaan terjatuh dan terseret arus sungai. Apalagi karakter Cimanuk ini, air di permukaan tenang, padahal di bagian bawahnya berarus deras, banyak bebatuan besar. Pada beberapa titik, juga terdapat pusaran air bisa membahayakan mereka terjatuh di dalamnya,” imbuhnya.

********

Noel, Jdh.