Arifin Ilham Ingatkan Empat Kado Allah SWT Bila Gemar Berzikir

0
21 views
Berdzikir.

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto

Berdzikir.
Berdzikir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA/Garut News ( Rabu, 21/12 – 2016 ). — Setidaknya, ada empat keistimewaan yang diberikan Allah SWT kepada orang yang gemar berdzikir. Bahkan, keistimewaan itu sudah bisa didapatkan orang-orang yang gemar berdzikir semasa hidup.

Pertama, kata pimpinan Majelis Az Zikra Ustaz Arifin Ilham, kecerdasan menyelesaikan urusan dunia dengan hidayah Allah SWT. Dia menerangkan, orang yang gemar berdzikir akan senantiasa dekat dengan malaikat dan malaikatlah yang akan mengilhamkan kebaikan. “Inilah yang sudah dituliskan Allah SWT di Alquran, yang jelas mananyakan ahli dzikir bukan ahli ilmu,” katanya, Selasa (20/12).

Orang yang konsisten ibadah, lanjut Arifin, akan ditempel terus oleh malaikat yang terus membisikan kebaikan sampai orang itu memiliki intuisi. Karenanya, orang yang semakin kuat dzikirnya akan semakin mudah mengakses kebaikan. “Karena dia (ahli dzikir) tidak mengkhianati malaikat, karena sadar malaikat akan melihatnya jika berbuat maksiat,” ujarnya.

Kedua, orang yang gemar berdzikir akan dimudahkan dalam semua urusan dunia, dan walau kadang tidak dapat diterima akal sehat karena tidak lain merupakan bantuan Allah SWT. Ia menegaskan, Allah SWT sendiri yang akan menjadi wali urusan dunia bagi orang yang istiqomah.

“Karena kita kerja kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan kerjakan untuk kita, janji Allah, jika kamu melakukan apa yang aku mau, aku pun mau melakukan apa yang kamu mau,” kata Arifin.

Ketiga, orang yang gemar berdzikir akan menjadi manusia paling kaya di dunia. Ia mengingatkan, orang paling kaya bukan mereka yang banyak uang, tinggi jabatan, paling populer atau orang alim. Menurut Arifin, orang itu adalah yang puas dengan semua karunia Allah SWT.

Keempat, orang yang gemar berdzikir, akan mendapatkan atau dihampiri apa yang orang lain inginkan. Hal ini, menurut Arifin, malah telah dirasakan selama membangun masjid, bagaimana bukannya sibuk mencari sumbangan malah orang datang dengan sendirinya untuk menyumbang. “Ketika orang lain ingin sesuatu, sesuatu itu malah mendatangi kita,” ujar Arifin.

*********

Republika.co.id