Antisipasi Kekeringan Cibatu Mendesak Dibangun Sumur Artesis

0
14 views
Produk Pengeboran Ini Mendesak Diperlukan di Kecamatan Cibatu.
Dampak Kekeringan di Cibatu.

“Dominan Tergantung Intensitas Curah Hujan”

Garut News ( Sabtu, 14/09 – 2019 ).

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman menyatakan kian mendesak bisa segera dibangun sumur artesis guna mengantisipasi kekeringan di Kecamatan Cibatu setiap tahunnya.

Lantaran pemenuhan kebutuhan air pada areal persawahan di wilayah tersebut, selama ini dominan tergantung intenitas curah hujan, adanya sumur artesis juga sekaligus dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, dikelola ‘Badan Usaha Milik Desa’ (Bumdes).

Bongkahan Tanah yang Kering-kerontang di Cibatu.

Dengan luas tanaman padi sawah 446 hektare, hingga akhir Agutus 2019, terdapat 341 hektare di antaranya diterjang kekeringan kemarau panjang bahkan 157 hektare gagal panen atau mengalami puso, sedangkan yang terancam 127 hektare.

Tersebar pada 11 desa yang upaya gilir giring penanganannya 171 hektare,  namun jika ada sumur artesis dipastikan bisa menyelematkan seluruh luas tanam padi sawah di wilayah ini.

Kekeringan di Kecamatan Selaawi.

Kepala Seksi Serealia Bidang Tanaman Pangan pada Dinas Pertanian setempat, Endang Junaedi katakan, dampak kekeringan di Kabupaten Garut juga diperparah serangan hama tikus meranggas 135 hektare.

Sehingga menghilangkan produksi 119.900 kilogram GKG bernilai Rp659.451.000, namun 96 hektare gencar dilakukan gerakan pengendalian serangan pololasi hama tikus pada 20 wilayah kecamatan.

Agung Tunjukan Sawah yang Gagal Digarap Setelah Ditandur.

Akibat serangan tikus menerjang 119.900 kilogram GKG dengan kerugian Rp659.451.000 tersebut, jika disetarakan dengan 74.538 kilogram beras maka kehilangan penghasilan petani menjadi bernilai Rp817.718.000,-

Minimnya pasokan air lantaran kekeringan itu, mengakibatkan pula banyak areal persawahan di Kampung Pogor Desa Cintarasa Samarang terpaka dihentikan penggarapannya meski telah ditandur.

Dampak Kekeringan di Kampung Pogor.

Penjaga pintu air Daerah Irigai Badama, Agung berharap perbaikan pintu air bisa segera direalisasikan sebab jika musim penghujan tiba bisa berbahaya banjir.

Dia pun berharap ada bantuan mesin pembabat rumput dari Dinas PUPR Kabupaten Garut, imbuhnya.

Demikian foto berita Garut News akhir pekan ini, Sabtu (14/09-2019).

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here