Angkot “Mengangkangi” Trotoar Pemisah Jalan Pembangunan

by

“Mendesak Segera Dipasang Peringatan Rawan Kecelakaan Lalin”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 11/03 – 2015 ).

"Mengangkangi" Trotoar Pemisah Lintasan Jalan Pembangunan.
“Mengangkangi” Trotoar Pemisah Lintasan Jalan Pembangunan.

Sebuah “angkutan kota” (angkot) asal Bayongbong bernopol Z 1954 V tanpa disadari pengemudi, serta penumpangnya.

Malahan mendadak sontak “hinggap” atawa mengangkangi trotoar pemisah lintasan Jalan Pembangunan, Garut, Jawa Barat.

Peristiwa tersebut, terjadi bersamaan hujan deras disertai angin kencang menjelang pukul 18.00. Jum’at (11/03-2016).

Mendadak Sontak Hinggap Pada Trotoar Pemisah Lintasan Jalan Pembangunan.
Mendadak Sontak Hinggap Pada Trotoar Pemisah Lintasan Jalan Pembangunan.

Ketika moda angkutan penumpang umum itu melesat dari RSU dr Slamet tujuan Kecamatan Samarang hendak melalui Bundaran Simpang Lima.

Pengemudinya enggan disebut namanya antara lain katakan, antara lain membawa seorang ibu beserta anak balitanya seusai berobat di rumah sakit, kemudian hendak pulang ke rumah di Samarang.

Namun ketika melintasi depan komplek perumahan PLTP Pertamina Kamojang, sama sekali tak disadari kendaraan yang dikemudikan ini, mendadak sontak melayang ke arah kanan kemudian keempat roda angkot malahan mengangkangi trotoar pemisah lintasan jalan.

Terjadi Bersamaan Hujan Deras Disertai Angin Kencang.
Terjadi Bersamaan Hujan Deras Disertai Angin Kencang.

Juga menurut ibu yang menaiki angkot tersebut, dirinya pun sama sekali tak menyadari mobil tiba-tiba berada di tengah trotoar tengah jalan, katanya.

Padahal tak jauh dari angkot itu hinggap, terdapat tiang besi besar selama ini dimanfaatkan untuk media luar ruang.

Beberapa saksi mata menyatakan, mendesak segera dipasang rambu-rambu lalulintas.

“Antara lain berupa peringatan”

Lantaran pada titik lokasi lintasan ini, selama ini pula kerap terjadi peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Kesulitan Mengevakuasi.
Kesulitan Mengevakuasi.
Pengemudi, bersama Ibu dengan Anak Balitanya Terpaksa Berteduh di Emperan Rumah Penduduk.
Pengemudi, bersama Ibu dengan Anak Balitanya Terpaksa Berteduh di Emperan Rumah Penduduk.

Beberapa saat pasca kejadian patroli polisi melintas, sehingga berhenti dan antara mengindentivikasi peristiwa tersebut.

Hingga foto berita ini disusun, kondisi angkot masih bertengger.

Menunggu bantuan mobil derek.

 

 

 

 

 

********