You are here
Anggota KPK Bodong Diringkus Polisi POLKAM 

Anggota KPK Bodong Diringkus Polisi

Garut News, ( Kamis, 26/09 ).

Ilustrasi. (Ist).
Ilustrasi. (Ist).

Jajaran Polres Garut, Jawa Barat, terpaksa meringkus MG(40) mengaku pegawai KPK.

Tersangka yang asal Kampung Linggabaru, Talagasari, Kadungora, Garut itu, ditangkap lantaran melakukan penipuan.

“Modusnya meloloskan korban sebagai calon PNS di KPK,” tegas Kapolres AKBP Arif Rachman, di Mapolsek Tarogong, Rabu (25/09).

Dikemukakan, MG melakukan penipuan pada Engkus, penduduk Kampung Tanjung RT 01/02 Pasawahan, Tarogong Kaler.

Tersangka berjanji memasukan korban menjadi PNS, dan meminta uang pelicin sebesar Rp5 juta.

Namun, hingga kini tak ada kejelasan.

“Karena kesal, korban pun melaporkan perbuatan tersangka ini ke polisi,” ungkap Arif.

Menjalankan aksinya, tersangka kerap mengaku anggota lembaga penting di Jakarta.

Meyakinkan calon korban, MG melengkapi diri dengan beragam identitas, seperti ID card dan surat tugas.

Ia mengaku anggota KPK, polisi, anggota Badan Intelijen Negara, LSM, dan wartawan terbitan ibu kota.

bahkan tak hanya itu, tersangka juga membekali diri dengan senjata api jenis airsoftgun, dan alat kejut.

“Kami masih terus melakukan pengembangan kasus ini, terutama senjata api dibawa tersangka sumbernya dari mana. Kepemilikan senjata api itu harus ada izinnya,” tandas Arif.

Selain mengamankan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Byson bernopol Z 2159 FM digunakan tersangka, uang tunai sebesar Rp3 juta, sejumlah STNK, senjata api, alat kejut, surat tugas, dan kartu pers sejumlah media terbitan Jakarta.

Atas perbuatanya, tersangka bisa dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

“Kami minta agar masyarakat menjadi korban segera melapor ke polisi karena tak menutup kemungkinan korban tak hanya satu,” imbuh Arief, menyerukan.

**** SZ, Jdh.

Related posts

Leave a Comment