Anggaran 2018 Garut Banyak Terserap Pilkada

0
77 views
Totong.

Garut News ( Senin, 23/04 – 2018 ).

Totong.

Dari 366 SMP Negeri maupun Swasta, serta 280 MTs Negeri maupun Swasta di Kabupaten Garut, hanya sekitar 15 persen di antaranya bisa menyelenggaraan “Ujian Nasional Bebasis Komputer” (UNBK) sejak Senin (23/04-2018).

Kepala Bidang SMP pada Dinas Pendidikan kabupaten setempat, Totong katakan dari 366 SMP, dan 280 MTs mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2018/2018 ini dengan 33.507 siswa SMP, dan 14.860 siswa MTs peserta UN jenjang SMP/MTs.

Dari jumlah satuan pendidikan mengikuti UN 2018 tersebut, ada 39 SMP, dan 34 MTs mengikuti UNBK. Selebihnya 327 SMP, dan 246 MTs mengikuti UNKP (Ujian Nasional Berbasis Kertas Pensil).

Terdapat empat mata pelajaran diujikan pada UNBK maupun UNKP berlangsung hingga 26 April 2018 itu. Terdiri Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

Totong mengklaim pelaksanaan UNBK hari pertama di Garut berlangsung lancar.

“Khusus penyelenggaraan UNBK, diharapkan tahun depan mencapai target di atas 50 persen dari tahun sekarang mencapai 15 persen,” katanya.

Sebelumnya, Totong menyebutkan, semula Pemkab Garut berencana membeli komputer membantu pelaksanaan UNBK di SMP. Namun, rencana tersebut batal karena anggaran 2018 banyak terserap keperluan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Usulan bantuan komputer diajukan Pemkab Garut kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Pemprov Jabar belum ada kejelasan. Padahal dibutuhkan sedikitnya 10.000 komputer agar semua SMP di Garut bisa melaksanakan UNBK.

Selain kekurangan jumlah komputer, pelaksanaan UNBK SMP di Garut juga terkendala akses jaringan, dan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM).

********

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here