Andreas, Pembuka – Tutup Pintu Air Bendung Leuwigoong

0
44 views

“Mantan Pelari Juara Kedua Nasional, Kelahiran Flores Nusa Tenggara Timur”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 08/06 – 2016 ).

Andreas.
Andreas.

Andreas, pria berusia 71 tahun.

Dialah mantan pelari juara kedua Tingkat Nasional, kelahiran Flores Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kini bertanggungjawab membuka – tutup pintu air Bendung Leuwigoong di Garut, Jawa Barat.

Kepada Garut News, Rabu (08/06-2016) sore, dia mengaku hingga proyek ini benar-benar tuntas dikerjakan seluruhnya.

Piranti Buka Tutup Pintu Air.
Piranti Buka Tutup Pintu Air.

Maka dia masih kerap melakukan kontrol panel listrik,  serta mengatur pintu air.

Bisa dilakukan secara mekanik dengan energi listrik, bisa juga dilakukan secara manual. Apabila musim kemarau hampir seluruh pintu air dipastikan ditutup rapat.

Agar air bisa mengairi areal pertanian masyarakat, lantaran tak terbuang seluruhnya ke Sungai Cimanuk.

Andreas juga katakan, dialah tim pembangunan seluruh panel pengaturan pintu air, yang ditugaskan kontraktor pelaksana pembangunan Bendung Leuwigoong.

Pengatur Gabungan Pintu Air.
Pengatur Gabungan Pintu Air.

Bendung ini hingga sekarang masih belum bisa difungsikan maksimal, lantaran aktivitas pembangunan jaringan irigasi primair, dan skundairnya pun masih terus-menerus digarap pengerjaannya.

Sedikitnya bisa mengairi areal persawahaan seluas 5.313 hektare, sedangkan bendung untuk “Daerah Irigasi” (DI) Leuwigoong tersebut, dibangun pada selama rentang waktu 2010 – 2014.

Konsisten Dengan Tanggungjawabnya.
Konsisten Dengan Tanggungjawabnya.
Pintu Air Seberat Belasan Ton.
Pintu Air Seberat Belasan Ton.

Profil inspiratif tersebut, konsisten dengan beban tanggungjawabnya.

Meski berusia senja, tetap bersemangat mengemban tugas berkeliling Indonesia, selain Garut juga antara lain kerap bertugas di Sumatera termasuk Palembang.

 

********