Ancaman DPRD Hentikan Eksplorasi Nyaris Menyerupai “Macan Ompong”

0
34 views

“Ancaman Dilontarkan Tak Lebih Sekadar “Dagelan”, Maupun Sinetron Murahan”

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 25/05 – 2016 ).

Deden
Deden Sofyan.

– Gegap-gempitanya ancaman serius Komisi B DPRD Kabupaten Garut bakal melakukan penutupan atawa penghentian terhadap kegiatan eksplorasi Situ Bagendit dilakukan PT Banyuresmi Artha di Situ Bagendit Banyuresmi, Rabu (25/05-2016), ternyata nyaris menyerupai “macan ompong” maupun macan kertas.

“Lantaran gagal terlaksana”

Selain tak tegas menghentikan kegiatan, juga membongkar bangunan direksi kit, dan plang kegiatan di sana, Komisi B juga hanya melakukan pertemuan dengan pengusaha, dan memersilahkannya menyelesaikan perizinan sesuai ketentuan perundang-undangan berlaku.

Jaring Tradisional Penangkap Ikan Bersama Kapal Keruk.
Jaring Tradisional Penangkap Ikan Bersama Kapal Keruk.

Bahkan meski sempat meminta pihak pengusaha membongkar sendiri plang kegiatan terpasang, sebab dinilai sebagai plang kegiatan liar.

Tetapi Komisi B malahan langsung meninggalkan lokasi, usai pertemuan, tanpa menunggu pembongkaran plang dilakukan.

Sedangkan pihak pengusaha sementara masih bergeming membiarkan plang berukuran besar itu berdiri tegar.

Sehingga jangan heran, atas fenomena tersebut, sejumlah kalangan menilai langkah inspeksi dilakukan Komisi B dan ancaman penutupan eksplorasi Situ Bagendit dilontarkannya tak lebih sekadar “dagelan”, maupun menyerupai ceritera sinetron murahan.

Setiap Saat Siap Dioperasionalkan.
Setiap Saat Siap Dioperasionalkan.

“Kalau tak jelas sasaran dan hasilnya, untuk apa DPRD dalam hal ini Komisi B ke sana? Mestinya jangan dulu meninggalkan lokasi, tapi tunggu dulu sampai pihak pengusaha membuktikan niat baiknya dengan membongkar sendiri plang kegiatan yang liar itu. Dari situ, baru lakukan langkah selanjutnya berkaitan penyelesaian kasus eksplorasi tak jelas dasar hukumnya itu. Lagi pula, urusan perizinan itu juga kan mestinya Komisi A. Kalau kegiatan pembangunannya, barulah Komisi B,” ungkap Ketua DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut Dudi Supriadi.

Sekretaris Komisi B DPRD Garut Deden Sofyan katakan, pihaknya tak serta merta bisa melakukan penghentian kegiatan termasuk pembongkaran plang karena bukan kewenangannya melainkan kewenangan pihak eksekutif.

Kalangan Petani Pinggiran Bibir Pantai Situ Bagendit Tetap Mencangkul Untuk Segera Ditanami Jagung.
Kalangan Petani Pinggiran Bibir Pantai Situ Bagendit Tetap Mencangkul Lahan Pertanian Untuk Segera Ditanami Jagung.

Dari keterangan pihak pengusaha pun, diketahui jika eksplorasi dilakukannya tak mengantongi perizinan, bahkan prosesnya tak menempuh prosedur, dan mekanisme sesuai ketentuan.

Masih kata Deden, pihaknya meminta pihak pengusaha membongkar plang kegiatan terdapat di sana, dan menghentikan kegiatan sementara waktu hingga terbit izin.

“Jadi, itu ada salah persepsi. Kita hanya melakukan inspeksi, dan akan kita buatkan nota komisi ke Pimpinan DPRD agar meminta Pemkab Garut membongkar plang, dan menghentikan kegiatan eksplorasi di Situ Bagendit ini. Namun kita juga sempat meminta pengusaha membongkar sendiri plangnya, dan menghentikan kegiatan sampai perizinannya tuntas,” katanya.

*******

( nz, jdh ).