‘Amazing’ Garut Semakin Merebaknya Laki Seks Laki

0
70 views
Jajang Hermawan.

Garut News ( Kamis, 28/12 – 2017 ).

Jajang Hermawan.

‘Amasing’ Garut, yang berkonotasi mengagumkan, hebat, juga luar biasa. Barangkali antara lain ditandai kini semakin merebak-maraknya orientasi “Laki Seks Laki” (LSL), yang mulai ‘trend’ sejak 2015 lalu. 

Selama rentang waktu Januari hingga 28 Desember 2017, dari 10.270 orang di tes HIV terdiri 2.679 laki-laki dan 7.591 perempuan, terdapat 78 di antaranya terinsfeksi HIV positif mereka 55 laki-laki serta 17 perempuan.

Dengan faktor risiko atau penyebab paling dominan akibat “Laki Seks Laki” mencapai 31 kasus, ungkap Pengelola Program HIV/AIDS dan “Insfeksi Menular Seksual” (IMS) pada Dinas Kesehatan kabupaten setempat, H. Jajang Hermawan, S.Kep,Ners, M.H.Kes.

Sehingga sejak sekitar 2007 hingga 28 Desember 2017 totalitas yang terinsfeksi HIV positif mencapai 254 kasus, ada 45 di antaranya dengan faktor penyebab LSL. Maka trend peningkatan orientasi seksual LSL di kabupaten ini berlangsung sejak 2015 silam.

Lantaran sejak 2007 hingga 2016 silam faktor penyebab HIV hanya 14 kasus, ungkapnya kepada Garut News di ruang kerjanya, Kamis (28/12-2017).

Sedangkan dari 17 kasus terinsfeksi AIDS positif baru diketemukan di Kabupaten Garut selama Januari hingga 28 Desember 2017, dua kasus di antaranya dengan faktor resiko LSL.

Dari 632 kasus HIV/AIDS terdiri 378 kasus terinsfeksi AIDS positif serta 254 kasus HIV positif sejak 2007 hingga 28 Desember 2017, terdapat 175 orang di antaranya meninggal dunia.

Jajang Hermawan juga mengemukakan, sejak Januari hingga 28 Desember 2017 diselenggarakan 371 orang tes IMS terdiri 76 laki-laki, dan 295 perempuan.

Masih menurut dia, berdasar pengakuan dua LSL di Garut. Formulasi paling efektif agar terhindar atau tidak berorientasi seksual LSL, adalah dengan meningkatkan kualitas aqidah keimanan kepada Allah SWT.

*******

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.