Agus Supriadi – Imas Aan Ubudiyah Bangkitkan Garut Berprestasi

0
67 views
Agus Supriadi.

Garut News ( Sabtu, 20/01 – 2018 ).

Agus Supriadi.

“Bakal Pasangan Calon” (Baspalon) Bupati Agus Supriadi beserta Wakilnya Imas Aan Ubudiyah 2018-2023, memiliki konsistensi pada komitmen mereka kembali menjadikan Garut Bangkit, dan Berprestasi.

Pasangan diusung Koalisi Partai Demokrat dan PKB tersebut, sebelumnya pada Selasa (09/01-2018),  nampak tangguh dan sarat percaya diri. Keduanya bersama rombongan tetap melanjutkan berjalan kaki ke kantor KPU kabupaten setempat, meski nyaris sepanjang perjalanan turun hujan.

Bakal Tingkatkan Kualitas Penanganan Pasca Panen.

Mereka pun langsung diterima pihak KPU untuk mendaftarkan keikutsertaan pada Pilkada Garut 2018, sekitar pukul 14.10 WIB.

“Membangkitkan Kembali Garut Berprestasi, formula termasuk detail konsepnya sejak lama dirancang dengan ragam kajian yang terukur, dan menyeluruh,” tandas Agus Supriadi kepada Garut News di Bandara Husein Sastranegara Bandung, Jum’at (19/01-2018) malam.

Dia mengemukakan, di antaranya terdapat tiga program prioritas bakal digulirkannya jika terpilih menjadi Bupati Garut bersama Wakil Bupati  Imas Aan Ubudiyah.

Pertama, meningkatkan kualitas reformasi birokrasi di lingkungan Pemkab dan Setda Garut, dengan berbasiskan regulasi yang selama ini mengaturnya. Agar profesionalisme setiap seluruh “Aparatur Sipil Negara” (ASN) semakin bisa proporsional memenuhi harapan masyarakat.

Kedua, meningkatkan kualitas penataan kawasan Perkotaan Garut menjadi kota yang inspiratif, ramah, nyaman sekaligus berkemajuan.

Ketiga, meningkatkan kualitas penataan seluruh Kabupaten Garut, antara lain meliputi penataan wilayah, sumber daya manusia, sumber daya alam, serta beragam potensi kearifan lokal masyarakat yang bernilai adi luhung.

Peningkatan Kualitas Pemberdayaan Potensi Masyarakat.

Dikatakan Agus Supriadi, proyeksi kepadatan Kabupaten Garut pada 2020 mendatang bisa mencapai sekitar 861 penduduk setiap kilometer persegi. Karena pada tahun tersebut diproyeksikan berjumlah 2.636.637 penduduk pada wilayah seluas 3.065,19 km2, dinilainya sebagai ‘aset daerah’.

Sehingga melalui pemberdayaan masyarakat hingga ke pelosok desa dan perkampungan, selain dipastikan bisa mewujudkan kemandirian, juga dapat membangkitkan partisipatif yang tak hanya sebagai obyek pembangunan.

Melainkan menjadi subyek pembangunan, berperan serta aktif bersama-sama mewujudkan Kabupaten Garut yang berkemajuan, yang sekaligus melenyapkan disparitas maupun kesenjangan sosial ekonomi masyarakat, imbuh Agus Supriadi.

Mengangkat Produk Kearifan Lokasl Masyarakat.

Juga dikemukakan, produksi dan produktivitas padi dan palawija yang selama 2017 di Kabupaten Garut, berupa padi sawah, padi gogo, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi kayu, serta ubi jalar mencapai 1.338.256 ton pada luas panen 133.916 hektare.

Boleh jadi bakal lebih banyak meningkat, melalui peningkatan kualitas penanganan pascapanen dengan sentuhan teknologi tepat guna, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kalangan petani.

Peningkatan Kualitas Penataan Wilayah Perkotaan.

Karena itu, dirinya kembali terjun ke dunia politik mencalonkan diri sebagai Bupati Garut, lantaran berkeinginan maksimal memanfaatkan usia untuk mengabdi demi terwujudnya Garut aman, tertib, dan sejahtera.

“Sehingga  Garut Bisa Bangkit, dan Berprestasi lagi,” tegas Agus Supriadi.

Obsesi serupa  dikemukakan Imas Aan Ubudiyah, mantan Ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Garut juga pendiri PKB Garut ini, mengatakan dirinya memutuskan maju di Pilkada Garut 2018 berpasangan dengan Agus Supriadi lantaran ingin membuat perubahan pengelolaan anggaran pembangunan agar berkeadilan dan dapat dirasakan semua masyarakat.

Memiliki konsistensi pada komitmen kembali menjadikan Garut Bangkit, dan Berprestasi.

“Saya diajak pulang ke Garut membangun Garut. Bicara pemerintahan adalah bicara pengelolaan anggaran. Saya tak mengerti, bertahun-tahun kondisi jalan ke kampung halaman saya di Ciucing Peundeuy Garut Selatan, dan Cisompet sampai sekarang masih tetap jelek. Lalu ke mana dan bagaimana pengelolaan anggarannya selama ini? Padahal semua harus merasakan kue pembangunan secara adil dan merata,” ujar dia.

*********

NZ, JDH, Fotografer : John Doddy Hidayat.