80 Penduduk Kabupaten Garut Terpaksa Masih Diungsikan

0
13 views

“Lantaran 14 Unit Rumah Penduduk Terancam Tertimbun Longsor Susulan”

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 09/02 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Sedikitnya terdapat 14 unit rumah penduduk Kabupaten Garut, Jawa Barat, di Kampung Sawah Jalan Desa Cipangramatan Kecamatan Cikajang, kini terpaksa dikosongkan lantaran terancam longsor.

Sehingga seluruh 80 penghuninya diungsikan ke lokasi dinilai aman.

Menyusul rubuhnya tebing curam berketinggian sekitar 30 meter terletak tak jauh dari 14 rumah tersebut, Selasa (09/02-2016). Tetapi itu menerjang sekitar 300 m2 areal sawah dibawah tebing.

Meski tak ada korban jiwa dalam peristiwa terjadi sekitar pukul 05.30 WIB ini. Namun selain sawah penduduk, kejadian tersebut juga menyebabkan hancurnya akses jalan berupa jembatan sederhana biasa digunakan masyarakat menyeberangi kali kecil terdapat di sana.

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Seorang tokoh masyarakat setempat, Didin (55) katakan, terjadinya longsor dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur terus menerus sejak Senin (08/02-2016) pagi. Maka struktur tanah tebing yang labil diduga kuat tak mampu menahan beban air hujan.

“Saat peristiwa terjadi, terdengar suara gemuruh dari arah tebing yang tak jauh dari lokasi permukiman. Nyaris seluruh penduduk keluar rumah, dan melihat tebing runtuh menggerus areal sawah habis disapu longsoran,” ungkapnya.

Ungkapan senada dikemukakan warga RT 04/08 Kampung Sawah Jalan, Momod (61). Dia katakan, kondisi warga saat ini masih kebingungan. Selain dihantui kemungkinan terjadi longsor susulan, mereka pun tak mengetahui hingga kapan kudu tinggal di tempat pengungsian. Sedangkan bantuan Pemkab setempat masih belum ada kejelasan. Apalagi mengenai kemungkinan direlokasi.

Kalau pun mesti direlokasi, mereka tak memiliki lahan lokasi membangun rumah tinggal baru kecuali hanya tanah berada di sekitar kawasan longsor itu.

“Bantuan paling mendesak diharapkan warga saat ini terutama makanan. Sebab selama masa darurat ini, aktivitas warga hanya terfokus pada kondisi pasca-longsor,” kata warga lainnya, Wawan.

Kepala Pelaksana BPBD Dadi Djakaria mengatakan, akibat bencana longsor tersebut, sekitar 14 kepala keluarga dengan jumlah 80 orang kini masih mengungsi sementara di rumah sanak keluarganya terbilang cukup aman.

“Untuk bantuan darurat dari Pemkab Garut disalurkan melalui kecamatan. Memang warga masih takut dan khawatir ada longsor susulan karena curah hujan sekitar lokasi masih cukup tinggi,” katanya.

Dia meminta warga tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan kehati-hatian mengantisipasi kemungkinan bencana serupa terjadi. Sebab curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi hingga beberapa hari ke depan, imbuhnya.

********

(nz, jdh).