75 Persen Lansia Tewas Direnggut Pandemi Maut Garut

0
15 views
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial.
Muksin.

“Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial : Diperlukan Kebersamaan”

Garutnews ( Selasa, 22/06 – 2021 ).

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial pada Dinsos Kabupaten Garut Dadang Bunyamin, S.Sos katakan, Sabtu (19/06-2021), diperlukan kebersamaan dalam upaya pencegahan mengganasnya penularan wabah.

Demikian imbuhnya menyikapi kalangan usia 50 tahun ke atas mendominasi kasus kematian direnggut pandemi maut di Kabupaten Garut, yang persentasenya mencapai sekitar 75 persen. 

Dari akumulasi pasien meninggal dunia terpapar di kabupaten tersebut hingga 21 Juni 2021 (644), sekitar 75, 46 persen atau tepatnya 486 di antaranya kalangan usia 50 tahun ke atas. Perbandingan jumlah perempuan maupun laki-laki juga sama, 243.

Sekretaris Diskominfo.

Dari 486 berusia 50 tahun ke atas meninggal akibat Covid-19 itu, sekitar 59,67 persen atau tepatnya 290 di antaranya dari kalangan lansia 60 tahun ke atas. Mereka terdiri 130 perempuan, dan 160 laki-laki berusia tertua 95 tahun.

Akumulasi pasien meninggal dunia terpapar di kabupaten ini pun meningkat menjadi 644 dengan adanya penambahan kasus baru kematian pasien terpapar 17 orang. Atau bertambah sekitar 2,71 persen dari sebelumnya 627.

Dengan jumlah pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 mencapai 644, maka persentase kematian pasien terpapar di Garut kini sekitar 4,3 persen dari total akumulasi pasien terkonfirmasi positif 14.969.

Sangat memprihatinkan, 220 pasien positif meninggal dunia terjadi hanya dalam rentang tiga pekan terakhir ini, per 1 hingga 21 Juni 2021. Sehingga, ada penambahan sekitar 51,8 persen kasus kematian selama tiga pekan dari jumlah kasus kematian sebelumnya yang mencapai 424.

Jika dirata-ratakan maka terdapat sepuluh meninggal dunia terpapar di Garut setiap harinya selama tiga pekan.

Dari penambahan 220 pasien meninggal terpapar tersebut, sekitar 71,8 persen atau tepatnya 158 di antaranya dari kalangan usia 50 tahun ke atas. Sisanya sekitar 28,1 persen atau 62 dari kalangan usia 49 tahun ke bawah berusia termuda tiga tahun.

Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19 Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik/Humas Muksin, selama periode 1-21 Juni 2021 itu terdapat pula penambahan 4.944 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Atau bertambah sekitar 49,31 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebelumnya yang mencapai 10.025.

Sedangkan penambahan pasien dinyatakan sembuh hanya mencapai sekitar 14,23 persen, tepatnya 1.220 dari akumulasi pasien sembuh dari Covid-19 sebelumnya yang mencapai 8.568 orang.

Hingga kini, masih terdapat 4.534 pasien positif menjalani isolasi mandiri maupun dalam perawatan rumah sakit.

“Ada 536 pasien positif masih dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan 3.998 pasien positif isolasi mandiri,” katanya.

******

Abisyamil, JDH/Ilustrasi Fotografer : John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here