Taman Satwa Cikembulan : Dirgahayu Indonesiaku – Indonesiamu

0
15 views
Singa Afrika di Taman Satwa Cikembulan.
SDM Unggul Indonesia Maju.

“Ragam koleksi satwa sehat, Berhasil dikembangbiakan”

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE Bersama Asisten Manager,                                 Willy Ariesta, S.Pd Serta Seluruh Keluarga Besar                                   Pengelola Lembaga Konservasi tersebut.

Mengucapkan :  Dirgahayu ke-74 Proklamasi Kemerdekaan RI

(17 Agustus 1945-17 Agustus 2019).

“Sumber Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju”

               Mewujudkan pula Kabupaten Garut Beserta Seluruh Warganya                   Bertaqwa, Maju, dan Sejahtera

Koleksi Lainnya di Taman Satwa Cikembulan.

“Ragam koleksi satwa sehat, Berhasil dikembangbiakan”

Ragam koleksi seluruh satwa pada Taman Satwa Cikembulan Kadungora Garut, Jawa Barat, berekondisi sehat. Bahkan selama ini pun bisa berhasil dikembangbiakan.

Di antaranya sepasang Singa Afrika, kedua anaknya berjenis kelamin jantan. Meski masih berusia 1,8 tahun namun berkondisi hampir menyamai singa dewasa.

Rudy Arifin, SE.

Sehingga lembaga konserevasi ini, bisa menjaring sedikitnya 40.000 pengunjung pada momentum liburan sebelum Saum Ramadlan hingga sepanjang Lebaran Idul Fitri 1440 H/2019 ini.

Selama ini pun, antara lain selain didominasi pengunjung dari kalangan pelajar   “Sekolah Dasar” (SD) yang berdatangan dari Bandung, juga anak – anak didik prasekolah.

Dikemukakan Manager Taman Satwa tersebut, Rudy Arifin kian meningkatnya daya tarik wisatawan pada taman satwa satu – satunya di Provinsi Jawa Barat tersebut, sejalan dengan ragam upaya pembenahan kualitas pengelolaannya.

Willy Ariesta.

Termasuk kesesuaian habitat setiap penempatan satwa pada kandang, serta ruang terbuka hijau dan kolam bermain. Sehingga mereka bisa bertumbuhkembang sesuai keasliannya.

Sehingga dari total koleksi yang mencapai 119 spisies dengan populasi 357 individu, merupakan produk keberhasilan penambahan berkembangbiaknya ragam jenis satwa, ungkapnya didampingi Asisten Manager, Willy Ariesta.

Antara lain sepasang Singa Afrika yang jumlahnya menjadi empat ekor sejak 1,7 tahun silam, yang kini kedua jantan anak singa itu disapih dari induknya.

Kemudian lahirnya dua anak betina orangutan, masing – masing berusia empat tahun oleh Wakil Bupati dr H. Helmi Budiman diberi nama Mojang, serta berusia dua bulan dengan sebutan Jeni. Disusul macan tutul bisa berkembangbiak menambah jumlah penghuni wahana wisata edukasi tersebut.

Pada Taman Satwa Cikembulan, berhasil pula menetasnya telur kakatua jambul jingga asal Papua, sehingga populasi bertambah dua.

Seluruh koleksi itu, menempati areal seluas empat hektare. Dilengkapi beragam sarana prasarana penunjang termasuk wahana permainan anak – anak, serta sarana atraksi permainan bernuansakan edukatif.

Karenanya, pada setiap seluruh 30 sumber daya manusia pengelola taman satwa ini senantiasa mendapatkan penguatan kualitas keterampilan, dan keakhliannya masing-masing.

“Termasuk penguatan manajerial kualitas konsistensi serta komitmen mereka juga pada tugas pokok, dan fungsinya masing – masing,” tandas Rudy Arifin dan menambahkan pula kini disiapkan wahana penunjang penjernihan air sungai sebelum memasuki kolam dengan berbasiskan ekologi dan edukasi.

Taman Satwa Cikembulan, selama Shaum Ramadlan diliburkan sebulan penuh. Ditutupnya kunjungan wisatawan dipastikan bisa mengistirahatkan seluruh satwa agar mereka senantiasa berekondisi prima, imbuh Rudy Arifin.

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here