51.882 Murid SMP/MTs Garut Siap Ikuti UN

0
16 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Ahad, 08/05 – 2016 ).

Ilustrasi. Simulasi UNBK 2016 pada SMPN 1 Garut.
Ilustrasi. Simulasi UNBK 2016 pada SMPN 1 Garut.

Terdapat 51.882 murid SMP dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Garut, berkondisi siap mengikuti “Ujian Nasional” (UN) dilaksanakan sejak Senin (09/05-2016).

Sebanyak 2.212 siswa di antaranya peserta kelompok belajar Paket B. Sedangkan 32.483 murid SMP, dan 17.187 siswa MTs.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Disdik kabupaten setempat, Totong katakan lokasi penyelenggarannya tahun ini tersebar pada 689 sekolah, terdiri UN SMP (348 sekolah), UN MTs (269 sekolah), serta UN Paket B di 72 sekolah.

Mereka mengikuti dua penyelengaraan UN. Meliputi “Ujian Nasional Berbasis Pensil Kertas” (UNBPK), dan “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK).

Dikemukakan, hanya dua sekolah menggelar UNBK, masing-masing SMPN 1 Garut berpeserta 356 siswa, dan SMPN 2 Garut pesertanya 325 murid.

“Alhamdulillah hingga Ahad ini terpantau aman. Pendistribusian naskah ujian juga tak bermasalah. Semua lancar, dan Garut siap mengikuti UNBPK dan UNBK,” ujar Totong, Ahad (08/05-2016).

Dikatakan, naskah soal UN tiba sejak Selasa (03/05-2016) lalu. Setelah dilakukan pengecekan di titik bongkar di Aula Disdik, naskah soal langsung didistribusikan ke delapan rayon SMP. Selanjutnya, diteruskan pendistribusiannya pada masing-masing sekolah.

Soal UN diterima mencapai 54.000 naskah. Terdiri 35.000 naskah soal SMP, 17.000 naskah soal MTs, dan 2.000 naskah soal untuk Paket B.

Lebih cepat tiba di titik bongkar dibandingkan pelaksanaan UN. Hal itu, Guna menghindari kemacetan lalu lintas selama liburan panjang akhir pekan ini bisa mengganggu kelancaran pengiriman soal.

Pihaknya juga jauh-jauh hari berkoordinasi dengan PLN Area Garut Kota mengantisipasi terjadi pemadaman listrik saat pelaksanaan UNBK.

“Semoga pelaksanaan UN 2016 ini berjalan lancar dan sukses. Serta memeroleh hasil memuaskan dengan tetap menjaga indeks integritas atau kejujuran,” imbuh Totong.

********

( nz, jdh ).