4 Fakta tentang Gerhana Matahari

0
65 views

Garut News ( Sabtu, 21/03 – 2015 ).

Siluet pohon kering dengan latar belakang gerhana matahari parsial di Paynes Prairie, Gainesville, Florida, 23 Oktober 2014. (AP PHOTO / The Gainesville Sun, Matt Stamey).
Siluet pohon kering dengan latar belakang gerhana matahari parsial di Paynes Prairie, Gainesville, Florida, 23 Oktober 2014. (AP PHOTO / The Gainesville Sun, Matt Stamey).

— Gerhana matahari terjadi pada Jumat (20/3/2015), kondisi yang pernah digambarkan sebagai akhir zaman atau kiamat.

Gerhana matahari terjadi saat bulan bergerak langsung antara matahari dan bumi dan hanya memengaruhi sejumlah tempat di bumi.

Apa saja yang perlu Anda ketahui tentang gerhana matahari? BBC Indonesia berbicara dengan Aviva Yamani, dari media astronomi Langit Selatan tentang tiga fakta pertama.

1. Seberapa istimewa gerhana matahari?

Aviva mengatakan bahwa gerhana matahari sebetulnya bukan peristiwa langka karena sama seperti gerhana bulan. Fenomena ini terjadi tiap tahun.

“Tetapi, yang membuat gerhana matahari spesial ialah karena melintas di area yang sempit, berbeda dengan gerhana bulan yang cakupan wilayahnya lebih luas. Jadi, orang lebih punya kesempatan untuk melihatnya dibandingkan gerhana matahari total. Tidak setiap saat sebuah negara bisa menyaksikan gerhana matahari dalam satu tahun,” katanya.

“Yang menarik juga adalah sensasi ketika kita melihat matahari tertutup bulan. Biasanya, terjadi pagi atau siang sehingga kita bisa merasakan perubahan dari terang tiba-tiba gelap total. Kemudian, ada penurunan temperatur. Hewan-hewan malam mulai bersuara.”

2. Di mana saja orang bisa melihat gerhana pada Jum’at ini?

Sayangnya, kali ini tidak di Indonesia. Gerhana matahari total pada 20 Maret 2015 hanya terlihat di Atlantik Utara dan Samudra Arktik, Greenland, Islandia, Irlandia, Inggris, Kepulauan Faroe, dan Norwegia utara.

3. Kapan warga Indonesia bisa melihat gerhana matahari total?

Menurut gerhana.info, Anda bisa menyaksikan sendiri gerhana matahari pada 9 Maret 2016 mendatang di sejumlah daerah, seperti Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, dan berakhir di Maluku Utara.

Ini akan menjadi peristiwa langka karena gerhana matahari total sebelumnya terjadi pada 1995 atau lebih dari 20 tahun lalu.

Jika momen tahun 2016 luput, Anda harus menunggu hingga tahun 2023!

4. Hindari selfie saat terjadi gerhana

Para pakar mengatakan, mengambil foto gerhana dengan telepon pintar akan menyebabkan risiko kebutaan.

Pakar dari The College of Optometrists, Inggris, mengatakan, hal bahaya dapat terjadi jika orang melihat langsung ke matahari saat selfie.

********

Editor : Hindra Liauw
Sumber : BBC Indonesia/Kompas.com