325 SMA/SMK Hanya Delapan Sekolah Selenggarakan UNBK

0
47 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 18/03 – 2016 ).

Wakil Bupati Helmi Budiman, Tinjau Pelaksanaan UN di SMAN 1 Garut, Senin (14/04-2014).
Wakil Bupati Helmi Budiman, Tinjau Pelaksanaan UN di SMAN 1 Garut, Senin (14/04-2014).

Dari 325 SMA/SMK di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hanya terdapat delapan sekolah bisa menyelenggarakan “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK).

Dengan  total siswa sekitar 3.901 peserta termasuk sekitar 312 siswa peserta dari MAN 1 Garut.

Diagendakan berlangsung pada pekan pertama April 2016 mendatang.

Sebanyak 325 sekolah tersebut, terdiri 90 SMA Negeri dan Swasta kemudian bisa menyelenggarakan UNBK hanya SMAN 1 Garut dengan sekitar 457 siswa peserta, serta SMAN 11 dengan 452 siswa peserta.

Cecep Firmansyah.
Cecep Firmansyah.

Sedangkan dari 235 SMK Negeri dan Swasta hanya terdapat enam SMK di antaranya bisa menyelenggarakan UNBK, antara lain SMKN 1 Garut dengan sekitar 745 siswa peserta.

Kepala Bidang “Pendidikan Menengah” (Dikmen) pada Disdik kabupaten setempat Cecep Firmansyah, M.Pd katakan, hanya delapan dari 325 SMA/SMK bisa menyelenggarakan UNBK tersebut, lantaran terganjal kendala kondisi sarana prasarana masih kurang.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Jum’at (18/03-2016) juga mengemukakan, penyelenggaraan UN SMA diagendakan berlangsung selama tiga hari sejak 4 April 2016, bersamaan penyelenggaraan UN SMK selama empat hari juga sejak 4 April 2016.

Dikatakan, jajaran Dikmen pun kini masih menunggu “Satuan Organisasi Tata Kerja” (SOTK) baru, menyusul diagendakan April 2016 berlangsung penyerahan pengelolaan seluruh SMA/SMK ke tingkat provinsi termasuk dengan 3.000 an tenaga pendidiknya.

Pada lingkungan Bidang Dikmen kini menunggu SOTK baru, terdiri seorang pejabat struktural eselon tiga, tiga pejabat eselon tiga, serta 19 staf, atawa seluruhnya 23 personil.

Sehingga usulan kegiatan Bidang Dikmen pada APBD 2016 ini pun, semula bernilai Rp2,5 miliar hanya disetujui Rp200 juta, masing-masing diperuntukan menunjang pelaksanaan UN Rp100 juta, serta alokasi biaya O2SN senilai Rp100 juta.

Bahkan alokasi biaya Rp100 juta itu, tak hanya O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasional), melainkan pula untuk kegiatan “Olimpiade Sains Nasional” (OSN), serta penyelenggaraan “Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional” (FLS2N).

Kemudian alokasi dana penunjang UN Rp100 juta, pemanfaatannya antara lain biaya distribusi soal dari rayon ke sub rayon serta ke sekolah-sekolah, demikian pula pengiriman jawaban soalnya hingga ke provinsi, selain tentunya diperlukan biaya akomodasi pengamanan.

Diperoleh informasi UNBK tingkat SMP, juga hanya diikuti dua SMP Negeri. Masing-masing SMPN 1 Garut dengan sekitar 356 siswa peserta, dan SMPN 2 Garut dengan 325 siswa peserta. Atawa seluruhnya terdapat 681 peserta.

*********