27 Penduduk Garut Keracunan Jajanan

by

Garut News, ( Selasa, 15/10 ).

Ilustrasi. (Ist).
Ilustrasi. (Ist).

Sekurangnya 27 penduduk Kampung Bunisari di Desa Mekarsari, Cibatu, Garut, Jabar, terpaksa dibawa ke Puskesmas Cimerang, dan Puskesmas DTP Cibatu lantaran pusing, mual juga perut melilit, disertai muntah-muntah.

Mereka diduga kuat keracunan mengonsumsi jajanan bakwan, atawa cireng dijual warga setempat., Senin (14/10).

Kepala Bagian Informatika Setda Garut, U. Basuki Eko katakan, penduduk terus berdatangan pada kedua sarana kesehatan itu, sejak sekitar pukul 11.00 WIB.

Terdapat 15 korban di antaranya dirujuk ke Puskesmas DTP Cibatu, tujuh dirawat di Puskesmas Sukamerang, serta lainnya ditangani bidan.

“Hingga sore, sebagian pasien bisa pulang sebab kondisinya mulai membaik. Tetapi masih terdapat dua korban dirawat di Puskesmas Cibatu, masing-masing Ny. Yani dan Ny. Otas,” ungkap Eko.

Diduga pula mereka keracunan jajanan gorengan cireng atawa cilok dijual penduduk.

Kasus ini pun diselidiki kepolisian.

“Penjualnya dimintai keterangan, sedamgkan gorengannya diamankan polisi sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Kabid Pegendalian Penyakit pada Dinkes Garut, Tatang Wahyudin juga katakan, pihaknya belum bisa memastikan penduduk Kampung Bunisari ini keracunan cilok/cireng atawa bala-bala.

Namun diakui, mereka mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi jenis penganan tersebut.

“Penyebabnya bisa ditemukan setelah sampel makanan diperiksa di Laboratorium Kesehatan Jabar. Biasanya diperoleh hasilnya sekitar sepekan kemudian,” katanya pula.

Dikatakan, pihaknya langsung bergerak cepat menyelidiki kasus tersebut, melakukan investigasi pengambilan sampel, serta penanganan korban, ungkapnya.

***** Zainul, JDH.