252 Calon Lulusan SMPN 1 Garut Pilih SMAN 1

0
288 views
UNBK Hari Kedua SMPN 1 Garut.

“Soal Matematika UN SMP Dikeluhkan Sulit”

Garut News ( Selasa, 24/04 – 2018 ).

UNBK Hari Kedua SMPN 1 Garut.

Sebanyak 252 murid dari 406 calon lulusan SMPN 1 Garut atau mencapai 62,07 persen menentukan pilihan utamanya bisa diterima melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Garut pada wilayah Kecamatan Tarogong Kidul.

Mereka masih mengikuti penyelenggaraan “Ujian Nasional Berbasis Komputer” (UNBK) SMP 2018 yang pada hari kedua, Selasa (24/04-2018), dengan mata pelajaran yang diujikan Matematika.

Selasa (24/04-2018).

Pada UNBK hari pertama dengan ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia, banyak murid mengaku soalnya lebih gampang dibandingkan mata pelajaran sama pada pelaksanaan  “Ujian Sekolah Berbasis Komputer” (USBK).

Bahkan ada murid yang mengaku bisa menjamin bisa mendapatkan nilai sembilan, namun UNBK bersoal matematika?. Terdapat sejumlah murid yang mengeluhkan soalnya sulit, ungkap seorang pengawas di SMPN 1 Garut.

SMPN 1 Garut.

Dalam pada itu sedikitnya 80 persen lulusan SMPN 1 Garut dari 406 murid kelas sembilan peserta UNBK 2018 ini, ditargetkan bisa diterima di sekolah lanjutan yang menjadi tujuan maupun pilihan mereka masing – masing.

“Lantaran jauh hari sebelumnya mereka diikutsertakan pada penyelenggaraan penataan pemilahan minat anak hendak melanjutkan ke sekolah mana setelah lulus dari SMPN ini,” ungkap Kepala SMPN 1 Garut, H. Ahmad Gunawan, BA, S.IP, MH didampingi Tata Usaha sekolah tersebut Asep.

Ahmad Gunawan.

Dikemukakan pula peserta UNBK tahun ini yang mencapai 406 murid itu, mengalami peningkatan jumlahnya dibandingkan tahun lalu 398 peserta.

Namun demikian SMPN 1 Garut siap melaksanakan UNBK 2018 selama empat hari sejak 23 April 2018 dengan tiga sesi penyelenggaraan setiap harinya, meski masih pula sangat memerlukan 50 unit komputer sumbangan dari Pemkab setempat.

Selama ini gencar dilaksanakan ragam kesiapan, antara lain pemantapan mengenalkan soal – soal yang lajim terdapat pada UNBK, serta uji latih.

Tjuk Wardianto.

Bahkan sejak sepuluh hari terakhir sebelum UNBK, 406 murid kelas sembilan juga melaksanakan “Ujian Sekolah Berbasis Komputer” (USBK). Tetapi pada UNBK terdapat seorang murid yang nantinya mengikui ujuan susulan karena berkondisi sakit keras, kata  Ahmad Gunawan.

Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Garut Bidang Akademik, Tjuk Wardianto juga mengemukakan, dari 406 calon lulusan sekolah ini sebagian besar berobsesi bisa diterima melanjutkan di SMAN 1 Garut.

Disusul 84 calon lulusan  atau 20,69 persen pilihannya bisa diterima di SMAN 11 Garut, kemudian 30 atau 7,39 persen berobsesi melanjutkan ke SMAN 6 Garut, selanjutnya 13 atau 3,20 persen menentukan pilihannya bisa melanjutkan ke SMKN 1 Garut.

Terdapat pula enam atau 1,48 persen berobsesi bisa melanjutkan ke SMKN 2 Garut, sepuluh atau 2,46 persen menentukan pilihan bisa diterima di SMAN luar kota terdiri tiga berobsesi bisa diterima di SMAN 2 Bandung, serta empat menentukan pilihan dapat diterima di SMAN 5 Bandung.

Asep.

Sedangkan sisanya 11 calon lulusan atau 2,71 persen menentukan keinginannya bisa melanjutkan pendidikan ke Pesantren maupun Aliyah.

Masih menurut Tjuk Wardianto, penentuan keinginan tersebut berdasarkan minat mereka atau bukan berdasarkan produk kompetensi, sedangkan mengenai bisa dan tidaknya obsesi tersebut terpenuhi tergantung hasil “Nilai Ebtanas Murni” (NEM) serta penentuan zonasi sekolah yang dituju.

Dalam artian semakin dekat sekolah yang dituju, dipastikan semakin membantu dapat memudahkan bisa diterima, katanya.

**********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here