24 Jam Membakar Batu Bata Merah

0
5 views

Esay/ Foto : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Senin, 29/09 – 2014 ).

Dijadikan Ornamen Pada Dinding Bangunan Rumah.
Dijadikan Ornamen Pada Dinding Bangunan Rumah.

Batu bata merah, selain selama ini antara lain banyak dimanfaatkan membangun dinding rumah.

Juga kerap dimanfaatkan sebagai ornamen bernilai seni, pada dinding bangunan.

Bahkan di jaman dahulu, terdapat pula penduduk memanfaatkan serbuk bata merah sebagai pasta penggosok gigi.

Namun dibalik banyak manfaat bisa dirasakan dari batu bata merah tersebut, terdapat rangkaian proses panjang dan sangat melelahkan memproduksinya.

Di antaranya, diawali dari mencari lokasi berkondisi tanahnya cocok bisa dijadikan bahan baku, kemudian dipastikan dilanjutkan melakukan proses penggalian.

Tungku Berbentuk Piramida.
Tungku Berbentuk Piramida.

Disusul mencetaknya, setelah itu disusun, dikeringkan dan dibakar pada tungku raksasa menyerupai atawa berbentuk piramida.

Proses pembakarannya berlangsung selama 24 jam, maupun dua hari dua malam, agar bisa menghasilkan produk berkualitas.

Sedangkan nilai jualnya di tempat atawa pada lokasi pembuatannya, sekitar Rp560 per buah termasuk ongkos menaikan ke atas truk pengangkut.

Lubang Tungki Atas Guna Memasukan Kayu Bakar.
Lubang Tungki Atas Guna Memasukan Kayu Bakar.

Para pengrajin batu bata merah ini pun, bekerja keras banting tulang mencari ranting kayu kering, maupun serpihak kayu guna memenuhi kebutuhan bahan bakar.

Sehingga tungku bisa terus-menerus menyala dengan merata selama dua hari dua malam atawa 48 jam.

Fenomena ini, bisa ditemukan pada beberapa lokasi di Garut, Jawa Barat, maupun pada sepanjang lintasan Jalan Talaga Bodas Kecamatan Wanaraja.

Memasukan Kayu Bakar.
Memasukan Kayu Bakar.
Bekerja Keras Tak Mengenal Lelah.
Bekerja Keras Tak Mengenal Lelah.

********