24.626 Pengunjung Taman Satwa Nikmati Nuansa Konservasi

0
44 views
Bupati Garut Bersama Rombongan Kunjungi Taman Satwa Cikembulan, Antara Lain Janjikan Membantu Promosi.

“Sarana Jalan Kabupaten Sempit, dan Rusak Nodai Industri Pariwisata Garut”

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 12/07 – 2016 ).

Bupati Garut Bersama Rombongan Kunjungi Taman Satwa Cikembulan, Antara Lain Janjikan Membantu Promosi.
Bupati Garut Bersama Rombongan Kunjungi Taman Satwa Cikembulan, Antara Lain Janjikan Membantu Promosi.

Sedikitnya 24.626 pengunjung Taman Satwa Cikembulan Kadungora, Garut, Jawa Barat, bisa menikmati nuansa habitat alam lembaga konservasi satwa langka yang dilindungi Undang-undang RI.

Lantaran zona wisata pendidikan seluas empat hektare lebih tersebut.

Juga dikemas apik, dan semenarik mungkin. Guna menyajikan kenyamanan sekaligus memanjakan setiap koleksi satwa, termasuk kepada seluruh pengunjung atawa wisatawan.

Saksikan Satwa Langka Dilindungi Undang-undang RI.
Saksikan Satwa Langka Dilindungi Undang-undang RI.

Sehingga 24.626 pengunjung itu, berdatangan sejak libur Lebaran Idul Fitri 14347 H/2016, Selasa (06/07-2016) hingga Selasa (12/07-2016).

Mereka di antaranya berasal Sukabumi, Kota/Kabupaten Bandung, Bogor, Jakarta, Jawa Tengah, Sumedang, bahkan terdapat banyak wisatawan berasal dari Pulau Sumatera.

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE mengakui hal ini, dan katakan umumnya para pengunjung selain mengamati perilaku setiap seluruh satwa, juga mereka menyempatkan “botram” atawa makan bersama keluarga masing-masing.

Sang Primadona.
Sang Primadona.

Menyusul, selain banyak terdapat hamparan luas berpohon rindang diwarnai pula panaroma alami hamparan persawahan, serta dikelilingi gugusan Gunung Haruman, dan bentangan Gunung Putri dengan Gunungapi Guntur, benar-benar “zero emition” atawa bebas polusi..

Sehingga kesejukan panorama alamnya, menjadikan kalangan wisatawan bisa berlama-lama di taman wisata tersebut.

Sepasang Singa Afrika di Cikembulan.
Sepasang Singa Afrika di Cikembulan.

Apalagi tersedia ragam sarana bermain anak-anak, mushola yang memadai, serta aneka ragam minuman ringan juga beragam jenis kuliner, hari ini pun tampil menarik kehadiran “Ohang”.

Tetapi ironisnya, kondisi sarana jalan kabupaten menuju potensi wisata itu sempit dan rusak, sehingga bisa menodai geliat industri pariwisata di Kabupaten Garut.

Padahal jika berkondisi sarana jalan kabupaten memadai, dipastikan kunjungan wisatawan lebih banyak lagi. Mengingatkan syair lagu Iwan Fals, “Mimpi yang Terebeli”. 

 

*********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here