123 Paket Lelang Bernilai Rp25 Miliar Terpaksa Ditunda

0
119 views

Garut News ( Kamis, 01/10 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Terpaksa Pemkab Garut tunda pelaksanaan sekitar 123 paket lelang bernilai mencapai Rp25 miliar, lantaran rentang waktunya mepet pada akhir tahun.

Maka hingga kini, dari sekitar 260 paket lelang kegiatan pembangunan infrastruktur, hanya sekitar 53% terserap atawa direalisasikan.

Kepala Unit Layanan Pengadaan kabupaten setempat juga Kabag Administrasi Pembangunan Setda Achmad Marsuli katakan, ratusan paket lelang tersebut terdapat pada lingkungan “Dinas Tata Ruang dan Permukiman” (Distarkim), “Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar” (Disperindagpas), serta Dinas Binamarga.

“Saya tak ingin gegabah memaksakan lelang. Lebih baik ditunda pelaksanaannya,” tandas Achmad Marsuli, Kamis (01/10-2015).

Selain waktu mepet, ungkapnya, beberapa paket juga kudu mengalami perubahan perencanaan. Khususnya paket-paket APBD 2015 murni yang dipaksakan dimasukkan pada APBD Perubahan.

Dikemukakan tak ingin mengambil risiko. Para kepala SKPD juga diminta tak memaksakan diri melakukan pelelangan menjelang akhir tahun.

Dikatakan pula, paket lelang tak terserap dan terpaksa ditunda itu, di antaranya berupa program sanitasi pada lingkungan Distarkim senilai Rp21 miliar, pembangunan Pasar Rakyat Bungbulang, dan Mekarmukti senilai Rp2,3 miliar, serta satu paket lelang pada lingkungan Dinas Binamarga.

Dia pun khawatir adanya penunjukkan langsung di beberapa paket pembangunan fisik pada sejumlah SKPD. Sebab dia menduga pelaksanaan, dan pengawasannya sangat lemah. Terutama lantaran jumlahnya sangat banyak, mencapai ribuan paket kegiatan.

“Paket lelang di ULP hanya 260 paket tahun ini. Sedangkan paket penunjukan langsung pada masing-masing SKPD terdapat ribuan. Pelaksanaan dan pengawasannya seperti apa? Jelas tak sebanding. Sehingga dalam APBD Perubahan kami harus mengambil risiko, paket lelangnya ditunda,” beber Marsuli.

Diharapkan para kepala SKPD bisa memercepat realisasi seluruh kegiatan pembangunan fisiknya. Sehingga evaluasi serta serapan anggaran dapat lebih maksimal dibandingkan tahun sebelumnya, imbuhnya pula.

********

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here