111 Unit Bangunan Rusak Diterjang Gelombang Pasang

0
53 views
Gelombang Pasang Gerus Sepanjang Pesisir Selatan Garut.

“Korban Mendesak Segera Antara Lain Perlukan Bantuan Logistik”

Garut News ( Kamis, 26/07 – 2018 ).

Gelombang Pasang Gerus Sepanjang Pesisir Selatan Garut.

Terdapat sedikitnya 111 unit konstruksi bangunan terdiri 46 unit bangunan rumah, 12 unit bangunan warung, 52 unit bangunan gazebo, serta satu unit perahu nelayan mengalami kerusakan.

Lantaran diterjang gelombang pasang laut sepanjang wilayah pantai selatan Kabupaten Garut pada Selasa, dan Rabu ( 24-25/07 – 2018 ).

Meski tdak ada korban jiwa maupun luka. Tetapi peristiwa tersebut, menjadikan sejumlah  penduduk terpaksa mengungsi ke lokasi dinilai aman.

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten setempat Dadi Djakaria katakan, berdasar hasil assesment timnya, bangunan rumah, warung, dan gazebo rusak terbentur gelombang pasang itu, di sepanjang bibir pantai selatan tersebar pada enam wilayah kecamatan.

Ratapi Buih, dan Gelombang Laut.

Masing – masing Kecamatan Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, Pakenjeng, Mekarmukti, dan Kecamatan Caringin.

Dikemukakan, di Kecamatan Cibalong. Gelombang pasang berketinggian berkisar  4 – 7 meter ini, mengakibatkan tujuh unit rumah rusak berat, enam kolam ikan, dan satu unit perahu nelayan, juga 13 hektare sawah rusak.

Di Kecamatan Pameungpeuk, mengakibatkan delapan unit bangunan gazebo, dan satu unit bangunan pos pantau rusak. Di Kecamatan Cikelet menimbulkan kerusakan delapan unit bangunan warung, 21 unit bangunan rumah rusak ringan, lima unit bangunan rumah rusak sedang, serta empat unit bangunan rumah rusak berat.

Di Kecamatan Pakenjeng, mengakibatkan empat unit bangunan gazebo rusak berat. Di Kecamatan Caringin, mengakibatkan dua unit bangunan rumah rusak berat, tujuh unit bangunan rumah rusak sedang, empat unit bangunan kios/warung rusak ringan, dan 40 unit bangunan gazebo pun rusak berat.

“Di Rancabuaya Caringin, ada 11 kk (kepala keluarga) terdampak terpaksa mengungsi pada tiga tenda darurat sekitar lokasi dinilai lebih aman,” ujarnya, Kamis ( 26/07 – 2018 ).

Sedangkan total nilai kerugian akibat kejadian tersebut, masih dalam penghitungan. Dikatakan, pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah/Kecamatan selain terus menginventarisir kerusakan.

Juga memberikan himbauan masyarakat yang tinggal, atau berusaha/ bermatapencaharian sekitar pantai agar sementara menjauh dari daerah pantai, dan menghentikan sementara aktivitas di laut. Pengunjung pantai dihimbau pula tak berenang di laut.

“Bantuan diperlukan saat ini, logistik untuk masyarakat mengalami kerusakan rumah/tempat tinggal, dan kehilangan matapencaharian. Bantuan perbaikan perumahan, dan atau tempat/alat usaha, serta perbaikan sarana prasarana infrastruktur. Petugas bersama masyarakat masih terus menginventarisasi kerusakan, dan melakukan gotong royong pembersihan wilayah terkena banjir,” katanya.

Pihaknya pun mengirimkan bantuan ke lokasi terdampak, di antaranya berupa alat kebersihan, peralatan makan, rekreasional, kidware, alat sekolah, tikar, dan matras, katanya pula.

*******

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here