1.218 Rumah Korban Cimanuk Garut Tuntas Juni 2018

0
50 views
Dani Setiadi, S.IP Senantiasa Memonitor Kondisi di Lapangan.

Garut News ( Selasa, 21/11 – 2017 ).

Dani Setiadi, S.IP Senantiasa Memonitor Kondisi di Lapangan.

********* Pembangunan 1.218 unit rumah hunian tetap bagi korban terdampak puncak amuk Sungai Cimanuk Garut 20 September 2016 silam, diprediksikan bisa tuntas seluruhnya pada pertengahan tahun, atau Juni 2018 mendatang.

Kepala Seksi Penanganan Dampak Bencana pada Disperkim kabupaten setempat, Dani Setiadi, S.IP katakan 1.218 unit rumah tersebut dibangun pada tujuh lokasi yang semula diperuntukan bagi 830 pemilik rumah hanyut, dan rusak berat.

Salah Satu Tumpukan Bio data Lengkap Korban Terdampak Amuk Sungai Cimanuk.

Namun dalam perkembangannya setelah diverifikasi ulang pendataannya oleh Tim “Satuan Tugas” (Satgas), terdapat tambahan 401 korban rumah hanyut serta rusak berat yang perlu menempati hunian tetap.

Sehingga masih memerlukan lagi penambahan pembangunan 13 unit rumah, ungkap Dani Setiadi kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa (21/11-2017).

Dikemukakan, 1. pembangunan di Lengkong Jaya I mencapai 120 unit rumah, namun 16 unit di antaranya masih belum tuntas.

Pembangunan Rusun di Margawati.

Kemudian 2. di lokasi Lengkong Jaya II, kini pada tahapan pematangan lahan sekitar satu hektare untuk pembangunan 140 unit rumah masing-masing type 36 (36 m2) berluas tanah 60 m2, terdiri dua kamar tidur, satu kamar mandi/wc, dan ruang tamu, yang pembangunannya diagendakan mulai Desember 2017 bersumber dana BNPB/APBN.

Disusul 3. pada lokasi Lengkong Jaya III bakal dibangun 150 unit rumah di atas tanah 1,5 hektare juga dimulai Desember 2017 bersumber dana BNPB/APBN.

Sedangkan 4. di lokasi Cimuncang Kecamatan Garut Kota bakal dibangun 406 unit rumah di atas tanah empat hektare pada Desember 2017 bersumber dana BNPB/APBN.

5. Di Gadog dibangun 220 unit rumah di atas tanah 1,2 hektare sumbangsih Qatar Charity, yang kini 50 persen dikerjakan pembangunannya.

6. Pembangunan rusun pada dua tower di Kelurahan Margawati Garut Kota berkapasitas 140 unit rumah pada lahan seluas sekitar 1,7 hektare.

Serta 7. Pembangunan di lokasi Kopi Lombang 42 unit rumah, yang sudah ditempati korban banjir bandang tersebut.

Karena itu, dari kegiatan pembangunan 1.218 unit rumah. Hingga kini yang sudah tuntas pengerjaannya 381 unit rumah.

Tim Satgas pendataan terdiri Camat, kapolsek, Danramil, Babinsa, Babinkamtibmas, serta RT/RW pada masing-masing wilayah kecamatan.

Salah satu kendalanya, tujuan pada lokasinya pembangunan rumah kerap melintasi tanah milik masyarakat setempat.

Sehingga harus diselenggarakan ragam pendekatan termasuk memusyawarahkan pembahasan bersama, yang juga sering memerlukan banyak waktu.

Dijelaskan Dani Setiadi, Tim Satgas senantiasa menerima ragam aspirasi untuk kembali dicermati maupun ditelisik nilai kebernarannya, meski setelah diverifikasi masing-masing ada 271 rumah hanyut, 559 rusak berat, 473 rusak sedang, dan 1.226 rumah rusak ringan terdampak banjir bandang ini.

**********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.